Banjarbaru, aksaranews.com — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas internal untuk menjawab tingginya harapan masyarakat terhadap kinerja pelayanan pertanahan.
Penegasan tersebut disampaikan Ossy saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Menurut dia, kekompakan menjadi modal utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di Indonesia.
“Kita harus kompak. Kita harus guyub, harus rukun di tengah masyarakat yang sangat menunggu dan sangat menginginkan kinerja yang terbaik dari kita. Di situ kita secara internal jangan saling menyalahkan. Kita harus kokoh untuk dapat menyelesaikan semua permasalahan pertanahan di Indonesia,” kata Ossy.
Ia menegaskan, penyelesaian persoalan pertanahan membutuhkan kerja kolektif yang kuat serta budaya kerja yang harmonis dan kolaboratif.
Soliditas internal, lanjut Ossy, akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Selain itu, Ossy menyampaikan optimismenya terhadap pemanfaatan teknologi sebagai solusi strategis menghadapi tantangan pelayanan pertanahan ke depan.
Transformasi digital diyakini mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi layanan kepada masyarakat.
“Saya yakin dengan bantuan teknologi ke depan, semua permasalahan-permasalahan di BPN ini bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Melalui pengarahan tersebut, Ossy berharap jajaran Kanwil BPN Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi internal, menjaga kekompakan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam memberikan pelayanan pertanahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Mathori menilai arahan Wamen ATR/Waka BPN menjadi penguat semangat bagi seluruh jajaran pertanahan di daerah.
“Saya kira ini menjadi semangat dalam upaya peningkatan kualitas, termasuk dalam hal pembangunan zona integritas, karena semuanya akan mengarah ke sana. Ketika dilaksanakan dengan sepenuh hati, dengan bersungguh-sungguh secara otomatis peningkatan layanan terhadap masyarakat itu juga akan meningkat,” pungkas Mathori.













