Usai Swissbel, Kini Giliran Four Point Yang Dapatkan Hibah Kemenparekraf

Manado, Aksaranews.com — Pemerintah kota (Pemkot) Manado dibawah Pimpinan Wali Kota, Dr Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia terus memberikan perhatiannya kepada pemilik usaha yang bergerak dibidang Pariwisata selama masa pandemi covid-19.

Salah satu upaya pemerintah untuk kembali memajukan sektor pariwisata ditengah covid-19 ini ialah, dengan memberikan dana segar, dengan harapan agar mereka bisa bertahan dan terus berinovasi walaupun ditengah pandemi.

Kini, usai Swiss Belhotel Maelosan, Hotel Four Points by Sheraton Manado juga mendapat dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang disalurkan oleh Pemkot Manado.

Hotel Four Points by Sheraton mendapat dana hibah sebesar Rp. 633.234.974.

Pengelola Hotel Four Points by Sheraton mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Wali kota G.S Vicky Lumentut yang telah memberi dukungan lewat dana hibah tersebut.

“Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan. Dengan dana hibah ini semoga dapat terpakai untuk membantu bisnis yang sedang kami jalankan dalam bidang perhotelan,”ujar pengelola Hotel Four Points dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tata Cara Pelaporan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pariwisata belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado menjelaskan, hotel atau restoran harus memenuhi sejumlah syarat agar bisa menerima bantuan dana hibah tersebut.

“Pertama harus memiliki sertifikat CHSE (Clean, Health, Safety dan Environment) atau protokol Covid-19 yang telah disiapkan oleh Kemenparekraf. Kemudian restoran dan hotel yang memiliki izin dan berkontribusi terhadap PAD Kota Manado pada tahun lalu,”kata Pelealu.

Diketahui, Pemkot Manado mendapat dana hibah dari Kemenparekraf sebanyak 19,4 miliar. 70 persen dari anggaran tersebut diperuntukan bagi restoran dan hotel yang memiliki izin dan berkontribusi terhadap PAD Kota Manado pada tahun lalu. Sedangkan 30 persen sisanya akan dimanfaatkan untuk implementasi CHSE di daerah dan revitalisasi sarana prasarana pariwisata. (*)

 

Pewarta: Dimas | Editor: Redaksi

 

 

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"