AKSARA, Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibawah pimpinan Wali Kota, Dr Ir G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA kembali mendapat angin segar terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Pasalnya, kota Manado saat ini kembali masuk dalam zona orange atau daerah dengan resiko sedang.
Hal tersebut di umumkan langsung oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional. Dalam publikasinya, Satgas Penanganan Covid-19 Nasional ini mengumumkan bahwa Manado kembali masuk dalam zona orange.
Pencapaian ini sebagaimana disampaikan berulangkali baik oleh Walikota Manado G.S. Vicky Lumentut selaku Ketua Gugus Tugas, maupun dr. Marini Kapojos selaku Ketua Satgas Dinkes Kota Manado harus disyukuri karena memberi indikasi upaya-upaya yang dilakukan sudah pada arah yang tepat.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap menjaga kedisiplinan menjalankan protap covid-19, agar penanganan penyebaran covid bisa maksimal. Selalu pakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak sosial jangan berkerumun, dan juga menjaga pola hidup sehat,” ujar Walikota GSVL, Rabu (05/08/2020).
Meski demikian, dengan kebijakan integrasi penanganan kesehatan dan ekonomi dengan prioritas kesehatan, masih diperlukan peningkatan kedisiplinan pemberlakuan protokol kesehatan baik oleh pemerintah, warga, dan stakeholder terkait dengan penanganan Covid19. Sebagaimana edaran terakhir yang dikeluarkan, untuk usaha jasa pariwisata seperti tempat hiburan dan permainan baru dapat diijinkan beroperasi jika sudah mencapai minimal pada zona risiko RENDAH atau KUNING.
Dari 15 kab/kota terpublikasikan 4 kab/kota berada pada zona risiko tinggi yaitu Minahasa, Minahasa Selatan, Bitung, dan Tomohon. Secara kumulatif menyebabkan zona risiko secara provinsial, Sulut mencatat zona risiko merah dengan angka indeks 1.77.
Pewarta: Dimas | Editor: Redaksi












