Ayah bocah 5 tahun yang dibunuh di Inuai Bolmong ungkap fakta mengejutkan!

Miran yang didampingi kakak korban berharap agar penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian dapat memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku sesuai hukum yang berlaku. (Foto: Istimewa)

Kotamobagu, aksaranews.com Miran Pobela ayah dari bocah 5 tahun yang menjadi korban pembunuhan J sangat tak menyangka anaknya dibunuh oleh tetangga yang sering minum kopi bersamanya.

Miran menyebut, bahwa hubungan keduanya sangat baik karena tinggal bertetangga yang kesehariannya akrab dan sering mengunjungi rumahnya.

“Pelaku sebenarnya akrab dan sering ke rumah saya untuk bercerita dan ngopi bersama,” kata Miran Pobela kepada sejumlah wartawan, Kamis (16/02/2023) di Polres Kotamobagu.

Baca Juga: Satu reseller jual beli arisan online jadi calon tersangka Polres Kotamobagu

Hal itulah membuat dirinya tak menyangka bahwa pelaku J tega menghabisi nyawa anaknya.

Miran juga menyebut selama ini ia bersama pelaku tidak memiliki masalah sama sekali.

Ia menyesalkan, jika memang ada yang menurut pelaku tidak disukainya, mengapa bukan dirinya yang diingatkan atau bahkan dihajar saja.

“Selama bertetangga tidak ada masalah sama sekali dengan pelaku. Bahkan Jemi itu hampir setiap hari datang minum kopi di rumah saya. Jika misalnya ada masalah dengan saya, kenapa harus anak saya yang jadi korban,” bebernya.

Baca Juga: Polres Kotamobagu tetapkan tiga tersangka kasus jual arisan online

Miran yang didampingi kakak korban berharap agar penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian dapat memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Harapan saya agar terduga pelaku agar dihukum seberat-beratnya, bila perlu sampai membusuk di penjara,” harap Miran dengan nada kesal.

Diketahui, kasus penculikan dan pembunuhan bocah 5 tahun ini sempat menggerkan warga masyarakat di Sulawesi Utara, kusunya di Bolaang Mongondow Raya.

Baca Juga: Polres Kotamobagu sita puluhan sepeda motor balap liar

Polisi menemukan bocah 5 tahun tersebut sudah tidak bernyawa pada, Kamis, 16 Januari 2023, sekira pukul 11.00 wita.

Setelah ditemukan, pihak berwajib langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk keperluan Otopsi.

Adapun terduga pelaku J saat ini sudah berada di Polres Kotamobagu untuk menjalani pemeriksaan. (*)

Penulis/Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"