ATR/BPN Gandeng STPN Restorasi Arsip Aceh Pascabencana

ATR/BPN gandeng STPN percepat restorasi arsip pertanahan Aceh Tamiang pascabencana demi jaga hak dan layanan publik.

Medan, aksaranews.com — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) untuk mempercepat restorasi arsip pertanahan pascabencana di Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan ATR/BPN, Awaludin, menjelaskan dukungan tersebut dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan-Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) oleh Taruna/i STPN.

“Ketika kalian membantu kami merestorasi arsip pascabencana, sejatinya kalian itu sedang ikut menjaga ingatan negara dan memastikan pelayanan pertanahan berjalan dengan baik, tertib, akuntabel dan berkelanjutan,” ujar Awaludin saat menyambut taruna/i di Aula Adhiguna, Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Medan, Selasa (10/02/2026).

Sebanyak 30 Taruna/i STPN akan melaksanakan restorasi arsip dengan lokasi kerja sementara di Kabupaten Langkat yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh. Awaludin yang mewakili Sekretaris Jenderal ATR/BPN optimistis pekerjaan tersebut dapat dituntaskan dalam waktu empat bulan.

“Insyaallah dalam empat bulan ke depan, taruna/i bisa menyelesaikan restorasi arsip yang terdampak bencana,” tutur Awaludin.

Ia menegaskan, arsip pertanahan bukan sekadar tumpukan dokumen, melainkan memuat nilai sejarah, hak, dan keadilan masyarakat. Melalui program ini, taruna/i akan membantu pemulihan arsip sepanjang kurang lebih 780,6 meter linier.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara.

“Melalui program KKNP-PTLP, Taruna/i STPN kami tugaskan untuk membantu restorasi arsip pertanahan pascabencana. Ke depan, kami juga akan melaksanakan sensus pertanahan dengan melibatkan masyarakat guna menghimpun kembali arsip yang tidak dapat diselamatkan serta melakukan verifikasi fisik bidang tanah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, menyatakan komitmennya mendampingi para taruna selama bertugas, termasuk melalui pembimbingan teknis dan pemberian ruang praktik terbaik.

“Tentunya kami akan memastikan para taruna akan dibimbing secara maksimal agar memperoleh pengalaman praktik yang berkualitas selama bertugas di wilayah Sumatera Utara dan Aceh,” terang Sri Pranoto.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua STPN Sri Yanti Achmad menyerahkan bantuan dua unit alat ukur, yakni satu Total Station dan satu set Real-Time Kinematic Global Navigation Satellite System kepada Kanwil BPN Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat kegiatan pengukuran dan pemulihan data pertanahan di wilayah terdampak.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Arsip Nasional RI Mego Pinandito serta sejumlah pejabat BPN dari Aceh dan Sumatera Utara.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"