Kotamobagu, aksaranews.com — Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu terus mengintensifkan penertiban lalu lintas melalui Operasi Keselamatan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Operasi ini digelar untuk menekan angka pelanggaran sekaligus menjaga kondusivitas wilayah menjelang pelaksanaan ibadah puasa.
Selama dua hari pelaksanaan operasi, Satlantas Polres Kotamobagu mencatat sekitar 90 kasus pelanggaran lalu lintas.
Mayoritas pelanggaran didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, serta penggunaan knalpot brong.
Kasat Lantas Polres Kotamobagu AKP Luster Simanjuntak SH mengakui masih banyak pelanggaran yang ditemukan di lapangan saat operasi berlangsung.
“Pelanggaran di dominasi tidak menggunakan Helm saat berkendara, kemudian pengendara anak di bawah Umur, hingga pengguna Knalpot Brong,” kata AKP Luster Simanjuntak, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pelanggar.
“Satlantas Polres Kotamobagu, dalam melakukan penindakan, mengedepankan humanis, serta memberikan pembinaan kepada para pelanggar lalulintas di jalan raya,” ujarnya.
Namun demikian, Satlantas Polres Kotamobagu tidak memberikan toleransi bagi pengendara yang menggunakan knalpot brong.
Menurut Luster, penggunaan knalpot brong sangat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi memicu konflik, terlebih menjelang bulan Ramadan.
“Operasi Keselamatan ini tidak ada toleransi untuk Knalpot Brong, karena mengganggu saudara kita umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan,” tegasnya.
Luster juga mengimbau seluruh pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong.
Ia menegaskan, kepolisian akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan.
“Kami mengingatkan pengendara, jangan coba coba menggunakan knalpot brong, kami akan tindak tegas kepada siapa saja, ini juga tidak lepas dari perintah pak kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK MH, serta dukungan penuh dari masyarakat kotamobagu,” tegas Luster.











