Pasien PDP Covid-19 Asal Bulukumba Meninggal Dunia Di RS Wahidin Sudirohusodo

AKSARA, Makassar – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar meninggal dunia, Rabu 25 maret 2020.

Pasien tersebut merupakan aeorang balita (3) asal Kabupaten bulukumba, Sulawesi Selatan.

Menurut Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Bapak H.M.Daud Kahal mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang disampaikan Kadis Kesehatan Dr. Wahyuni, menyebutkan bahwa Almarhum negative Corona.

“Almarhum sebelumnya didiagnosa menderita busung lapar atau gizi buruk, dan sudah dikebumikan di Kampung Halamanya Desa Bontomasila pagi hari, kamis (26/3/2020) kemarin,” ujar Daud Kahal.

Kata dia, Almarhum sebelumnya memiliki riwayat perjalan dari Malaysia mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai Tenaga kerja Indonesia (TKI).

Sekembali dari Malaysia Almarhum diidentifikasi oleh Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba mengalami Gizi Buruk dan penyakit klinis yang dicurigai sebagai ciri-ciri penyakit Corona, akhirnya dirujuk ke Makassar, Selama 8 hari perawatan isolasi namun akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, atas kasus kematian ini, Ibu Almarhum FN (27) diidentifikasi positif dan oleh Bupati Bulukumba melalui Gugus Tugas dan RSUD diperintahkan untuk dirujuk ke Makassar hari ini juga.

Permasalahan di Kabupaten Bulukumba saat ini terkait upaya pencegahan dan penanggulangan PDP yaitu kekurangan Alat pelindung diri (APD), namun Pemkab Bulukumba sudah menyiapkan 15 kamar layanan kerja di RSUD Sulthan Daeng Radja. (tr/01)

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"