Ternate, aksaranews.com — Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) tampil dominan dan berhasil menyapu bersih kejuaraan hingga meraih gelar juara umum dalam Kejuaraan Karate Open Tournament Gubernur Cup Maluku Utara 2025.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, sejak 1 hingga 3 Juli, dipusatkan di Gedung Dhuafa Center, Ternate.
Ajang ini resmi ditutup oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, pada Kamis (3/7/2025) malam. Dalam sambutannya, Sherly menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh peserta atlet, pelatih, official tim dan dewan juri yang telah hadir dalam turnament Gubernur Malut Cup tahun 2025 ini,” ucapnya dari atas podium.
Suasana penutupan menjadi meriah saat Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara itu turun dari panggung dan menyapa atlet serta pengunjung yang antusias mengabadikan momen bersama. Interaksi langsung itu menciptakan suasana akrab dan penuh semangat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Maluku Utara, Saifuddin Djuba, dalam laporan penutup menyebutkan bahwa turnamen berjalan aman dan lancar.
“Kejuaraan ini tentunya bertujuan untuk mempersiapkan atlet Karate Malut pada event tingkat nasional, serta menyiapkan atlet usia dini dan pemula sebagai calon atlet masa depan Malut,” jelas Saifuddin.
Turnamen ini diikuti 608 atlet dari berbagai perguruan dan daerah di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Maluku. Sebanyak 75 kelas dipertandingkan dalam tujuh kategori usia, mulai dari usia dini 6 tahun hingga senior 18 tahun ke atas.
Tiga besar peraih juara umum adalah:
- Juara Umum 1: INKAI Sulut, dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu terbanyak.
- Juara Umum 2: LEMKARI Tangkoko Bitung, juga membawa pulang sejumlah medali dari berbagai kelas.
- Juara Umum 3: SMANKOR Sulut, tampil konsisten dan menyumbang medali signifikan.
“Panitia menyampaikan terima kasih kepada ibu Gubernur Malut atas semua dukungan hingga kegiatan ini dapat terlaksana. Harapannya, kegiatan ini terus disupport pemerintah daerah agar mampu mencetak atlet Malut yang bersaing di level nasional,” tambah Saifuddin.
Penutupan turut dihadiri oleh Sekretaris Provinsi Malut, Kadispora, perwakilan Kabinda, Kabag Protokol Setda Malut, dewan juri, pengurus cabang olahraga, atlet, pelatih, official tim, dan undangan lainnya.













