Ratahan, aksaranews.com – Salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sudirta Lasabuda mulai menjajal karir di panggung politik atas dorongan niat dan keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat di Kabupaten Mitra khususnya di wilayah pesisir Desa Bentenan Bersatu Kecamatan Pusomaen.
Membawa bendera PKB sebagai kendaraan politiknya, Sudirta Lasabuda bertekad siap mengawal aspirasi sekaligus menjadi penyambung lidah masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, meliputi wilayah Kecamatan Ratahan, Ratahan Timur, Pusomaen dan Pasan Kabupaten Mitra.
Sebagai Caleg sekaligus Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Mitra, Sudirta Lasabuda mengungkapkan, di desanya yakni Desa Bentenan Bersatu yang terbagi menjadi 3 wilayah antara lain, Bentenan Induk, Bentenan Satu dan Bentenan Indah termasuk Desa yang cukup padat penduduk, sehingga sangat berpeluang melahirkan wakil rakyat di Desa tersebut.
“Nah, peluang itu yang harus kita ambil. Karena saya percaya jika ada salah satu warga kita yang menjadi anggota DPR, pasti desa akan maju dan berkembang,” ungkap Sudirta Lasabuda, Jumat 26/01/2024.
Dia menerangkan terkait pencalonan dirinya pada Pilcaleg DPRD Kabupaten Mitra tahun 2024 ini, didorong oleh rasa gelisah sebagai rakyat, dan sikap kepeduliannya sebagai seorang nasionalis terhadap kondisi, situasi, keadaan Desa dan Daerah yang menurutnya harus ada perubahan untuk kemajuan dan perkembangan suatu wilayah.
Dijelaskannya, ada sejumlah sektor penting yang membutuhkan perhatian lebih jika dirinya diberi mandat oleh masyarakat lewat Pileg nanti. Hal ini juga menjadi faktor yang membuat dia punya tujuan maju sebagai Caleg pada Pilcaleg Mitra tahun 2024 ini.
“Karena berada di wilayah pesisir, sektor kelautan dan perikanan harus menjadi perhatian. Pengadaan infrastruktur penunjang seperti pembangunan dermaga, pengadaan kantor syahbandar dan lain sebagainya harus diadakan. Ini adalah keinginan dan harapan mayoritas masyarakat di Desa Bentenan Bersatu,” jelas Caleg muda PKB Mitra Nomor urut 2 ini.
Selain itu, sektor pertanian yang menurutnya perlu keseriusan dalam hal pengawalan dan pengawasan bersama mengenai realisasi program ke masyarakat oleh Dinas terkait agar sesuai peruntukkannya.
“Dengan begitu, setidaknya para petani kita bisa merasakan pemerintah hadir dan betul-betul menjalankan programnya. Mulai dari pengadaan pupuk, alsintan, bibit dan lain sebagainya. Tidak hanya terbatas pada kelompok atau golongan tertentu,” ujarnya.
Tak hanya itu, dia pun menyebutkan pendidikan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan, bahkan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan semua elemen masyarakat.
“UUD 1945 memberikan amanat kepada kita, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab bersama, maka pembentukan lembaga pendidikan non formal seperti sanggar seni, kursus menjahit, kursus komputer, paket kesetaraan A, B, C dan sebagainya harus digalakkan secara efektif dan perlunya keterlibatan semua elemen,” tuturnya
Dirinya menambahkan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tentu harus diprioritaskan, penempatan dan penambahan tenaga medis yang berkompeten penting terutama dalam rangka meminimalisir stunting dan terkait masalah kesehatan lainnya.
“Bila perlu, diupayakan pengadaan sarana dan prasarana yang memadai sebagai fasilitas pendukung kegiatan tenaga medis dalam menjalankan tugasnya. Untuk mewujudkan itu, kita perlu akses agar semua yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan,” kata Sudirta Lasabuda.
Dirinya mengaku, bahwa sebelumnya juga pernah ada warga Desa yang menjadi Anggota Legislatif (Aleg) di Desa tersebut, hanya saja tak ada regenerasi selanjutnya. Kendati demikian, masyarakat cukup banyak mendapatkan manfaatnya.
Hal itu menurutnya bisa dijadikan gambaran dan pengalaman yang baik bagi masyarakat setempat, ketika dalam suatu Desa terdapat figur yang dinilai layak dan pantas mengawal dan menyuarakan aspirasi.
“Karena itu, saya ingin menawarkan diri menjadi wakil rakyat, menjadi pelayan, menjadi penyambung lidah masyarakat untuk semua yang perlu disuarakan,” tuturnya
Dia pun berharap, demi kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat kecamatan Pusomaen dan sekitarnya, khususnya warga Desa Bentenan Bersatu, jika dirinya diberi amanat menjadi Aleg, program-program yang berpihak kepada masyarakat tentu harus dijalankan.
Bahkan dia bersedia turun ke bawah agar bisa mengetahui secara langsung kondisi di lapangan yang dialami dan dibutuhkan masyarakat.
“Jika masyarakat menilai saya tak pantas, tinggalkan saja. Tetapi kalau masyarakat menemukan ada yang bisa diandalkan pada saya, maka jadikan itu kabar gembira bagi segenap keluarga,” tutupnya.













