Duka di Molobog Barat, Pjs Sangadi dan Perangkat Desa absen di Pemakaman

Suasana pemakaman almarhumah tanpa dihadiri Pegawai Syar'i, perangkat Desa hingga Pjs. Sangadi Molobog Barat (Foto: Doc Pribadi)

Boltim, aksaranews.com Duka mendalam dirasakan keluarga besar almarhumah Jaima Mamonto, warga Desa Molobog Barat, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Kepergian almarhumah pada Jumat, 18 April 2025, menyisakan kekecewaan lantaran tidak satu pun perangkat desa dan pegawai syar’i hadir dalam prosesi pemakaman.

Keluarga almarhumah mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi Molobog Barat, Milkha Mamonto.

“Kami sangat menyesalkan sikap beliau. Ini urusan kematian, bukan soal pribadi,” ujar salah satu anggota keluarga kepada wartawan, Senin (21/04/2025).

BACA JUGA: Polemik Pemakaman di Molobog Barat, Pjs Sangadi Milka Mamonto Angkat Bicara

Menurut penuturan keluarga, Pjs Sangadi bahkan menginstruksikan seluruh perangkat desa hingga petugas syar’i untuk tidak menghadiri pemakaman maupun memberikan doa bagi almarhumah. Tindakan ini, menurut mereka, sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin desa.

Sejak prosesi pemakaman hingga malam ketiga, doa untuk almarhumah hanya dipimpin oleh mantan imam desa.

“Pak imam yang lama saja yang hadir untuk mendoakan almarhumah. Kami sangat kecewa,” tambah salah satu keluarga.

Keluarga juga membantah alasan Pjs Sangadi yang menyebut tidak ada pemberitahuan terkait wafatnya almarhumah. Menurut mereka, informasi duka telah diumumkan melalui pengeras suara di masjid desa.

“Pengumuman sudah jelas disampaikan di masjid. Mengapa harus lagi diberitahukan satu per satu?” ujar keluarga dengan nada kecewa.

Perilaku Pjs Sangadi ini dinilai mencederai nilai-nilai sosial dan kebersamaan yang selama ini dijunjung tinggi di Molobog Barat.

“Kepala desa harusnya menjadi contoh. Kalau ada masalah pribadi, jangan dibawa ke urusan kemasyarakatan,” tegas keluarga Mamonto.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Milkha Mamonto belum berhasil dilakukan. Pihak Pjs Sangadi belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran dan instruksi kepada perangkat desa tersebut.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"