Boltim, aksaranews.com — Program bantuan modal berbasis Dusun dan RW, menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantaeng, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.
Sebagai mana diketahui sebelumnya, bahwa pada tahun 2022 ini, Pemkab Bantaeng dari 24 Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, pertumbuhan ekonomi bantaeng terbaik di Sulsel, mencapai 8,86 persen dibanding dengan daerah lain.
Hal itupun, diakui oleh Sekretaris Bappellitbangda Sulsel, Junaedi Bakri dalam sambutannya, saat menghadiri forum perangkat daerah yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (15/03/2022) Siang.
Menurut Junaedi Bakri, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bantaeng, di kemimpinan Bupati Bantaeng Dr.H Ilham Azikin, meningkat secara signifikan.
Perlu diketahui bersama, bahwa pertumbuhan ekonomi di Sulsel minus akibat Pandemi Covid-19.
“Tapi Alhamdulillah, berkat kontribusi Pemkab Bantaeng ekonomi Sulsel kembali normal dibanding awal masuknya Covid-19 ini”, ucap Junaedi.
Lanjut ia, katakan bahwa, besar harapan kami, kedepannya Bantaeng mampu mempertahankan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.
“Tentu, untuk mempertahankan semua ini, tidak lepas dari peran dan sinergitas antara pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam meningkatkan ekonomi dari berbagai sektor”, jelasnya.
Terakhir, ia sampaikan bahwa, kami mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mengucapkan banyak terima kasih Pemerintah Bantaeng atas kontribusinya Kepada Pemprov Suslel dan serta mendukung penuh program bantuan modal berbasis Dusun dan RW.
“Semoga, tahun depan ekonomi bantaeng, berkembang pesak dari berbagai sektor dalam meningkatkan puturan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 ini”, tandasnya.
Sementara itu, Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengatakan, bahwa keberhasilan kami dalam meningkatkan ekonomi dibantaeng.
“Tentu butuh perjuangan yang keras, tapi alhamdulillah berkat, support dan dukungan berbagai pihak. Kita mampu mencapai angka 8,86 persen dari 24 Kabupaten yang ada di Sulsel, kita terbaik”, ucap Bupati Ilham Azikin
“Namun, apa kita capai ini. Jangan dijadikan sebagai suatu kebanggaan. Akan tetapi, kita terus berjuang untuk menjadi pemenang”, tutupnya.
Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi













