Ditresnarkoba Bulukumba bekuk pria pembawa sabu-sabu

  • Whatsapp

Bulukumba, aksaranews.com Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polres Bulukumba membekuk seorang pemuda yang diduga menjadi pengedar narkotika dan barang bukti yang disita 13 sachet plastik bening jenis Narkoba Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel).

Kasat Narkoba Polres Bulukumba Iptu Baharuddin S.Pd.i Saat dikonfirmasi, Sabtu (26/06/2021), membenarkan bahwa tersangka inisial AD (21) ditangkap pada saat akan melakukan transaksi Narkoba di Jl. Dato tiro Kelurahan Ela-ela Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Kamis 24 Juni 2021 kemarin.

“Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu yang dilakukan AD (21) yang beralamatkan Kelurahan Ela-Ela Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba,” kata Kasat Narkoba Iptu Baharuddin.

Dengan adanya informasi tersebut Penangkapan tersebut, dipimpin langsung oleh KBO Sat Resnarkoba IPDA A.Pananrangi, bersama Personel Opsnal Ditresnarkoba Polres Bulukumba langsung menindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan dengan metode observasi dan survailance.

Tersangka ditangkap pada saat hendak melakukan transaksi. Pihaknya langsung melakukan penggeledahan yang disaksikan masyarakat setempat.

“Dari hasil penggeledahan badan ditemukan  13 (Tiga belas) sachet plastik bening yang diduga berisi Narkoba jenis Sabu yang sementara digenggam bersama 1 (Satu) unit HP merek OPPO warna rose gold, selanjutnya ditemukan 1 (satu) tutup botol lengkap dgn pipetnya yang diduga alat hisap sabu/bong, 2 (Dua) batang pipet sendok sabu, 1 (satu) batang dan kaca pirex disaku celana depan sebelah kiri,” jelasnya kepada aksaranews.com.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku kepada polisi bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang inisial D seharga Rp. 1.400.000 (Satu juta empat ratus ribu rupiah) dan sementara kami lakukan penyelidikan.

Saat ini tersangka dan bersama barang bukti berada di Mapolres Bulukumba guna untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana Mati Pidana Penjara Seumur Hidup atau Pidana penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait