Dinilai lamban tangani kasus asusila, Solidaritas Perempuan gelar aksi di depan Polres Bantaeng

  • Whatsapp

Bantaeng, aksaranews.com Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan (SP) Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (02/09/2021) sekitar pukul 11.30 wita siang tadi menggelar aksi di depan kantor Kepolisian Resort (Polres) Bantaeng.

Aksi tersebut bertujuan mendesak pihak kepolisian agar segera melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial S alias C (37) atas tindakan asusila anak dibawah umur yang sampai saat ini belum ditangkap.

Bacaan Lainnya

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Adel Irmayanti dalam orasinya mengungkapkan ketidakpuasan terhadap kinerja polisi terkait penanganan kasus pemerkosaan yang menimpa FW (13). Dirinya menilai, aparat polisi sangat lamban dalam menyelesaikan kasus tersebut.

“Tangkap dan selesaikan kasus itu, agar ada kepastian hukum,” tegas Adel dalam orasinya.

Diketahui, pelaku merupakan warga kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, sampai saat ini belum ada tindakan penangkapan oleh pihak berwajib.

Lambannya kinerja polisi terkait tindakan penangkapan terhadap pelaku, memunculkan sejumlah spekulasi. Beberapa sumber mengatakan, sepertinya aparat tidak punya kekuatan dan kewenangan dalam meringkus pelaku tersebut.

Tak hanya itu, Adel yang bertindak sebagai Korlap aksi pun mempertanyakan tindak lanjut aparat polisi terkait penanganan kasus tersebut.

“Kenapa tidak ditangkap-tangkap pelakunya, apalagi pihak keluarga sudah resah bahkan anaknya pun mengalami trauma dan psikologis terganggu, sebab pelaku yang masih leluasa berkeliaran,” kata Korlap Adel Irmayanti dalam orasinya.

Dirinya menyayangkan sikap aparat yang seolah abai hingga tidak mengambil tindakan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait