Berkantor di kecamatan Motongkad, Wabup Oskar Manoppo sampaikan ini

  • Whatsapp
Wabup Oskar Manoppo menyampaikan beberapa hal terkait tata kelola pemerintahan saat berkantor di Kecamatan Motongkad (Foto: Kominfo Boltim)

Boltim, aksaranews.com Wakil Bupati Bolaang mongondow timur (Boltim) Oskar Manoppo, SE, MM., hari ini berkantor di Kecamatan Motongkad, Kamis (29/07/2021).

Wabup Oskar Manoppo saat berkantor menyampaikan hal-hal mengenai tata kelola pemerintahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten.

Bacaan Lainnya

Beberapa sangadi dan BPD se-Kecamatan Motongkad turut hadir di kantor Kecamatan untuk mendengarkan penyampaian mantan Sekda Boltim ini.

“Intinya harus profesional dalam mengelola pemerintahan. Butuh kerjasama antara Desa, Kecamatan hingga Kabupaten,” kata Oskar Manoppo kepada perangkat Desa dan Kecamatan.

Selain itu, Oskar Manoppo meminta terkait bantuan-bantuan di tengah pandemi Covid-19 kepada masyarakat agar segera disalurkan.

“Jika ada bantuan Covid-19 segera disalurkan, jangan ditahan-tahan,” ucapnya.

Camat Motongkad Abdul Haris Bumulo mengatakan terkait, kehadiran Wabup di kantor Kecamatan Motongkad membawa angin baru dalam pemerintahan Bsrsinar ini.

Kata Haris, monitoring Wabup ini bagaimana dalam pengelolaan pemerintahan harus mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih

Selain itu juga kata Camat, aparatur sipil negara (ASN) digerakkan untuk kerja, kerja dan kerja. Tugas Pemerintah Desa dan Kecamatan harus dapat menyelesaikan masalah Desa. “Kalau tidak akan menjadi catatan dan akan dievaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Irwan Tololiu menambahkan untuk persoalan pilkada sudah selesai dan juga tentang pergantian aparat Desa menjadi hak Preoregatif dari Sangadi dengan selalu berkoordinasi.

Selain itu Dana Desa juga diminta sesuai aturan main. Seperti Pergeseran anggaran harus melalui persetujuan BPD serta proses pencairan harus ke tangan Bendahara karena sesuai Tupoksi.

“Apa yang disampaikan Wabup maka Pemerintah kecamatan akan menindaklanjuti, dilakukan Monitoring dan Evaluasi nantinya,” tutup Tololiu.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait