Anggaran program paket kesetaraan PNFI di Boltim terancam silpa

Suasana kegiatan belajar mengajar program Paket kesetaraan di SKB Tutuyan. (Istimewa)

Boltim, aksaranews.com – Anggaran program kesetaraan paket A, B dan C oleh Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), terancam mengalami Sisa Pagu Anggaran (Silpa) tahun 2022.

Pasalnya, terendus bahwa anggaran sebesar kurang lebih Rp 3,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Dikbud Boltim tersebut, hingga kini belum digunakan.

Hal ini disebabkan, Surat Keputusan (SK) Bupati yang menjadi salah satu dasar pelaksanaan program kegiatan tersebut hingga kini belum diterbitkan.

Menurut Kepala Bidang PNFI Dinas Dikbud Boltim, Harianto Mamonto, S.Pd., bahwa belum diterbitkannya SK Bupati yang menjadi syarat pelaksanaan program kesetaraan karena masih terkendala data siswa yang belum memenuhi target.

Ia menyebutkan, dari 2.000 peserta yang menjadi target program paket kesetaraan tahun ajaran 2022/2023, tercatat baru sekitar 1000 lebih yang telah tersinkron ke sistem Dapodik.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"