Taliabu, aksaranews.com – Pemilik Cafe Rusli yang beralamat Jalan Talo Desa Wayo Kecamatan Taliabu Barat, La Rusli bakal melaporkan oknum yang membuat keributan di cafenya beberapa waktu lalu ke Polsek Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.
Pasalnya, keributan yang terjadi pada 8 September 2021 sekira pukul 03.00 WIT tersebut, membuat dirinya mengalami kerugian yang cukup besar karena tamu yang ada pada saat itu berlarian dan tidak sempat membayar pesanan mereka.
La Rusli mengatakan, selain mengalami kerugian materi, salah satu karyawan bernama Monic juga menjadi korban pemukulan oleh salah satu pengunjung bernama anisa.
“Saya juga akan melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian, karena anak kerja saya bernama Monik juga menjadi korban pemukulan dengan mic bahkan pasca keributan itu para pengunjung yang ada saat itu berhamburan keluar sehingga tidak ada yang membayar Nota Bon,” ucap La Rusli kepada media ini Senin (27/09/2021).
Lanjut La Rusli menceritakan, kejadian malam itu terjadi ketika salah seorang pengunjung cafe berinisial SHD meminta disediakan minuman dan karyawan untuk menemaninya.
Tak lama, datang seorang pengunjung lelaki bernama Sakiri bersama seorang wanita bernama Nisa masuk ke cafenya kemudian langsung duduk di samping SHD.
Monik (karyawan Rusli) yang saat itu tengah menemani SHD merasa tidak nyaman dan tidak terima atas kehadirna Nisa yang berada disampingnya, kemudian melaporkan kepadanya.
La Rusli kemudian memanggil Sakiri untuk segera membawa temannya (Nisa) ke Café sebelah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Namun merasa aman, jawaban Sakiri mengatakan dirinya akan bertanggung jawab apabila terjadi keributan di café Rusli.
“Sakiri yang akan bertanggungjawab bila terjadi keributan di cafe saya, saya sudah curiga namun tidak kepikiran sampai di situ, 1 jam kemudian Nisa sudah tidak lagi kontrol pembicaraannya sama tamu saya sehingga membuat Monik (karyawan) kembali ke meja kasir dan melaporkan, dan saya sudah meminta kepada Sakiri untuk mengantarkan Nisa kembali ke Cafe Sauti, namun Sakiri tidak mengiyakan malah berbalik berkata aman, dan tidak terjadi keributan,” jelas La Rusli.
Hal yang tak diinginkan pun terjadi, Nisa yang yang sudah dalam pengaruh minuman keras (Miras) dan tidak terkontrol lagi kemudian menginjak kakinya Monik yang tengah joget bersama SHD.
Monik yang juga dalam keadan mabuk langsung mengambil gelas dan melemparkannya ke wajahnya Nisa, sehingga terjadi keributan.
Monik pun dibalas terkena pukulan dengan Mic diwajahnya. Akibat kejadian tersebut sebuah Mic karaoke rusak, dan pengunjung cafe langsung keluar dan tidak membayar Nota Bon, sehingga dirinya mengalami kerugian yang begitu besar,
“Anehnya kenapa anak kerjanya Sauti datang untuk mengajak pengunjung saya ke tempatnya Sauti, ini ada apa dan saya akan melaporkan kejadian ini juga ke Polsek Taliabu Barat, saya juga akan meminta ganti rugi atas kejadian di cafe saya,” tegasnya.
Adapun La Rusli akan membuat laporan polisi pada, Selasa (28/09/2021) ke Mapolsek Taliabu Barat, Polres Pulau Taliabu.
Peliput: Sadan │ Editor: Redaksi













