Boltim  

Seleksi PMR MTs Negeri 1 Boltim Fokus Karakter Siswa

PMR MTsN 1 Boltim menggelar seleksi anggota baru 2026/2027 untuk membentuk kader berkarakter, terampil, dan berjiwa kemanusiaan. (Foto: Istimewa)

Boltim, aksaranews.com — Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar seleksi anggota baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang merupakan angkatan keempat itu berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026.

Seleksi dilaksanakan di Lapangan dan Aula MTsN 1 Boltim. Sebanyak 27 siswa dari total 32 pendaftar mengikuti tahapan seleksi dengan penuh antusias.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program ekstrakurikuler madrasah dalam pembinaan karakter dan kepalangmerahan.

Ketua PMR MTsN 1 Boltim, Audy Mamonto, mengatakan seleksi anggota baru bertujuan menjaring siswa yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang kuat.

Menurut dia, proses seleksi dirancang untuk membentuk kader PMR yang siap menghadapi berbagai tantangan.

“Seleksi ini juga mempersiapkan kader PMR yang berkualitas untuk menghadapi situasi darurat atau perlombaan, serta mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan,” jelasnya.

Audy menjelaskan, seleksi diikuti oleh siswa dan siswi kelas VII dan dilaksanakan secara bertahap. Salah satu tahapan utama adalah seleksi pengetahuan melalui tes tertulis.

“Seleksi pengetahuan secara tes tertulis menjawab soal sebanyak 20 butir soal meliputi pemahaman tentang sejarah Palang Merah, prinsip-prinsip kepalangmerahan, peran PMI, donor darah, kepemimpinan, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan bencana,” pungkasnya.

Ia menegaskan, seleksi tidak semata-mata bertujuan mencari peserta yang unggul secara teknis. PMR MTsN 1 Boltim juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.

“Tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan semangat kepalangmerahan yang mencerminkan nilai-nilai luhur PMI,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Boltim, Santhy Isa S.Pd., M.Pd., melalui pembina PMR Fitalia Ningsih dan Fariz Djafar, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seleksi tersebut.

Kegiatan itu dinilai sejalan dengan visi madrasah dalam membangun karakter dan kepedulian sosial peserta didik.

“Seleksi ini merupakan momen penting untuk regenerasi anggota dan penguatan kapasitas siswa dalam bidang kepalangmerahan, serta sebagai kesempatan untuk melatih kepemimpinan dan keterampilan sosial,” ujarnya.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"