Jakarta, aksaranews.com — Sejarah baru tercipta di Sulawesi Selatan. Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, pemimpin muda berbakat berusia 29 tahun, resmi dilantik sebagai Bupati Bantaeng oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/02/2025).
Pelantikan ini turut didampingi oleh Drs. H. Sahabuddin sebagai Wakil Bupati Bantaeng, menandai awal kepemimpinan baru di kabupaten yang dikenal sebagai lumbung pertanian Sulsel tersebut.
Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah bagi Kabupaten Bantaeng, karena Fathul Fauzy Nurdin, atau yang akrab disapa Uji, tercatat sebagai bupati termuda di Sulawesi Selatan.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman politik yang solid, ia membawa harapan besar bagi masyarakat Bantaeng.
Jejak Karier dan Pendidikan Fathul Fauzy Nurdin
Lahir di Ujung Pandang pada 30 Oktober 1995, Uji mengenyam pendidikan di berbagai institusi ternama.
Ia memulai pendidikannya di SD Islam Athira Bukit Baruga, melanjutkan ke SMP Islam Al Azhar BSD dan SMA Islam Al Azhar.
Gelar sarjana Public Relations diraihnya dari Binus University pada 2016, sebelum kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Hasanuddin dengan fokus pada Komunikasi Politik, yang diselesaikannya pada tahun 2022.
Karier politiknya dimulai pada 2019 sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel.
Pada 2020, ia bergabung dengan PDI Perjuangan dan menjabat sebagai Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai tersebut.
Kemudian, pada 2024, Uji membuat langkah besar dengan bergabung ke Partai Golkar, yang akhirnya mengusungnya sebagai calon bupati dalam Pilkada Bantaeng 2024.
Kemenangannya di Pilkada Bantaeng bukan hanya hasil dari strategi politik matang, tetapi juga karena kedekatan dan keterlibatannya dengan masyarakat.
Sebagai putra mantan Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah, Uji telah menunjukkan tekad dan ambisi besar dalam membangun daerahnya.
Dampingan Wakil Bupati Berpengalaman
Mendampingi Uji sebagai Wakil Bupati, Drs. H. Sahabuddin, merupakan figur senior yang telah lama berkiprah di dunia politik lokal.
Berusia 60 tahun, Sahabuddin memiliki pengalaman luas sebagai Wakil Bupati Bantaeng sebelumnya, serta aktif dalam organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).
Kombinasi antara semangat dan inovasi pemimpin muda dengan kebijaksanaan serta pengalaman seorang politisi senior diharapkan mampu membawa Bantaeng ke arah yang lebih maju.
Visi dan Program Prioritas Uji-Sah
Dalam kepemimpinannya, Uji dan Sahabuddin telah menyiapkan tiga program prioritas utama untuk Bantaeng, yaitu:
- Petani Bangkit – Meningkatkan kesejahteraan petani melalui modernisasi pertanian, bantuan subsidi, dan kemudahan akses pasar.
- Infrastruktur Merata – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang lebih adil dan merata di seluruh wilayah Bantaeng.
- Masyarakat Sejahtera dan Bahagia – Program berbasis kesejahteraan sosial, termasuk peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan.
Dengan pelantikan ini, warga Bantaeng menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru yang diyakini mampu menjawab tantangan pembangunan dan menghadirkan inovasi yang berpihak kepada rakyat.
Kini, perjalanan baru bagi Bantaeng telah dimulai. Semua mata tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil Uji dan Sahabuddin dalam membangun kabupaten ini menuju masa depan yang lebih baik.













