Boltim  

PT Mangimbali Didesak Bertanggung Jawab atas Hilangnya Tabung Gas

Kendaraan milik PT Mangimbali Sejahtera Gas (Foto: Istimewa)

Boltim, aksaranews.com — Empat pemilik pangkalan gas elpiji 3 kilogram di Desa Tombolikat Bersatu, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mendesak PT Mangimbali Sejahtera untuk bertanggung jawab atas hilangnya ratusan tabung gas milik mereka.

Mereka menilai agen resmi tersebut lalai menjaga distribusi tabung. Pasalnya, hingga empat bulan lamanya, tabung milik pangkalan tidak kunjung diganti.

Kondisi ini membuat stok gas di pangkalan menipis dan pasokan ke masyarakat terganggu.

Salah satu pemilik pangkalan Rujani Matoka mengungkapkan, langkah hukum akan ditempuh jika persoalan ini tak segera ditangani.

“Kami sudah sepakat, dalam waktu dekat akan melaporkan kasus hilangnya tabung gas ini ke pihak Polres Boltim. Karena kalau begini terus, kami yang dirugikan,” ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan pemilik pangkalan lainnya. Ia menegaskan, laporan ke kepolisian menjadi jalan terakhir agar ada kejelasan hukum.

“Tabung-tabung itu modal kami untuk berjualan. Kalau hilang dan tidak diganti, jelas usaha kami lumpuh. Maka kami akan bawa masalah ini secara resmi ke Polres,” tegas Azwar Gaib.

Hingga kini, masyarakat Desa Tombolikat dan Tombolikat Selatan masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Kelangkaan tersebut semakin dirasakan dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan dan Pasar, Dinas PerindagKop Boltim, Helly Bogdadi, S.IP., mengatakan pihaknya akan segera turun tangan melakukan pengecekan dan pendataan di lapangan.

“Kami tindaklanjuti laporan ini secepatnya,” ujarnya.

Pihak Komisaris PT Mangimbali Sejahtera, Aprisilia Sumelap, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan tersebut.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"