Peringati Hari Kartini dan OTDA, Ini Pesan Weny untuk Daerah

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib tekankan peran perempuan dan pentingnya otonomi daerah dalam pembangunan berkelanjutan. (Foto: Istimewa)

Kotamobagu, aksaranews.com Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, menegaskan pentingnya peran perempuan dan penguatan otonomi daerah dalam upacara peringatan Hari Kartini dan Hari Otonomi Daerah ke-30, yang digelar di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (29/04/2026).

Dalam sambutannya, Weny Gaib menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah pagi tadi, saya dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Firgiawan Mangkat SH MH, bersama Forkopimda, menghadiri dan memimpin upacara Peringatan Hari Kartini dan Hari Otonomi Daerah ke XXX di Lapangan Boki Hotinimbang Kotamobagu,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.

“Momen hari Kartini, tidak hanya kegiatan seremonial, tapi kita harus mewujudnyatakan dalam kehidupan sehari hari, cita cita perjuangan pahlawan RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota, semangat Kartini terus hidup dalam kiprah perempuan Indonesia yang berani bermimpi dan berkontribusi bagi bangsa.

“Semangat R.A. Kartini terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia yang berani bermimpi, berkarya, dan berkontribusi untuk bangsa,” kata Weny.

Ia juga menegaskan bahwa Hari Kartini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan di berbagai sektor.

“Hari Kartini bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah. Perempuan hebat, Indonesia kuat,” sambungnya.

Weny Gaib mengajak seluruh pihak untuk terus mendorong kesetaraan dan membuka ruang lebih luas bagi perempuan.

“Mari terus wujudkan kesetaraan dan kesempatan yang lebih luas bagi perempuan di segala bidang,” ajak Weny.

Selain itu, ia juga membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, terkait pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan.

“Sementara itu, Semangat Otonomi Daerah, dalam amanat Mendagri Tito Kanavian yang saya bacakan, Kita dituntut bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui otonomi daerah, setiap wilayah diharapkan mampu mengelola potensi secara mandiri untuk mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Melalui otonomi daerah, diharapkan setiap daerah mampu mengelola potensi sebagai kemandirian fiskal, agar mampu meningkatkan pembangunan berkelanjutan,” terangnya.

Namun demikian, ia mengakui ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan.

“Tak bisa dipungkiri, kita masih sangat bergantung pada Dana Transfer dari pusat, hal ini menyebabkan ruang fiskal daerah menjadi terbatas dalam merespon prioritas dan segala kebutuhan lokal,” ungkap Wali Kota.

Weny menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita terus dituntut meningkatkan pelayanan publik, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Advertorial)

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"