Pemuda ini sebut kiprah Karang Taruna Boltim mati suri

  • Whatsapp
(Istimewa)

Boltim, aksaranews.com Sejak awal Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berdiri, kiprah Karang Taruna Kabupaten seperti mati suri.

Hal ini dibuktikan dengan tidak jelasnya kepengurusan Karang Taruna Kabupaten hingga eksistensi yang tidak ada pergerakan sama sekali.

“Dari awal Pemerintahan Boltim Karang Taruna Kabupaten tidak ada pergerakan sama sekali, dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Sosial juga terkesan tidak ada perhatian mengenai pembentukkan struktur kepengurusan definitif di tingkat Kabupaten,” tutur Ikbal Goni ketua pemuda karang taruna trisakti Tutuyan III.

Tidak hanya persoalan struktur keanggotaan Kabupaten kata Ikbal melainkan penyaluran bantuan terhadap permintaan dari Karang Taruna tingkat Desa terdapat kendala yang terus mengendap, lagi – lagi soal pelayanan.

“Tentunya ini menimbulkan pertanyaan terkait Pos Anggaran tiap tahunya dikemanakan oleh Dinas Sosial. Jangan nanti hanya menjadi ladang penganggaran untuk digeserkan ke kegiatan lainnya atau di-silpa-kan secara percuma,” tegas Ikbal.

Ia juga siap membeberkan ketidak kooperatifnya instansi terkait mengenai proposal yang berulang-ulang dimasukkan dari tahun ke tahun

“Kami dari Karang Taruna Trisakti Desa Tutuyan III memiliki bukti ketidak kooperatifnya dinas terkait, dalam hal ini proposal yang kami ajukan berjalan dari tahun ke tahun belum juga mendapat rekomendasi yang jelas sampai sekarang kendati kelengkapan berkas memenuhi syarat,” tandasnya.

Senada dengan Ikbal, Donal Bahansubu yang juga tokoh pemuda Tutuyan III mengatakan perlu ada penelusuran terkait anggaran Pemuda Karang Taruna di Dinas Sosial.

“Mengenai pos anggaran harus ditelusuri di dinas terkait, karena jelas di permensos no. 25 tahun 2019 pasal 43 (L) dan 44 (B) yaitu pemda mengalokasikan anggaran karang taruna melalui APBD kab/kota,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Slamet Riyadi Umbola mengatakan, pihaknya telah mengusulkan anggaran pemuda karang taruna pada APBD perubahan tahun 2021.

Pos terkait