Pelaku penikaman di Bonto Marannu dibekuk tim Resmob Bantaeng

  • Whatsapp

Bantaeng, aksaranews.com Tim gabungan Resmob Polres Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Polsek Ulu Ere, Opsnal Polres Bantaeng, berhasil mengamankan pelaku penikaman yang terjadi di dusun selayar Desa Bonto Marannu, kecamatan Uluere, Bantaeng senin (21/06/2021) malam.

Pelaku penikaman yang diamankan adalah Misi (45) adalah seorang petani, warga Dusun Selayar, Desa Bonto Marannu kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Sementara korban berinisial S (47), yang juga bekerja sebagai petani, warga Dusun Selayar Desa Bonto Marannu kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

Awal mula kejadian penikaman tersebut, saat korban dari kampung di wilayah ampang memetik buah coklat dan dalam perjalanan kerumahnya di Dusun Selayar Desa Bonto Marannu kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.

“Dengan waktu bersamaan pada Pukul 23.00 WITA, Korban sedang mengendarai sepeda motor dimana pelaku dari arah belakang sengaja menabrak korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku langsung menikam korban pada bagian perut korban , dada samping kiri dan kedua tangan,” ucap Kapolsek setempat IPDA Adi Wijaya S.Pd,.

“Kemudian, Korban langsung dilarikan kerumah sakit umum Anwar Makkattu Bantaeng untuk melakukan perawatan medis,” tambahnya.

Berdasarkan laporan pihak keluarga korban, langsung dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan kepolisian untuk mengetahui identitas pelaku penikaman tersebut.

Kemudian, setelah dilakukan penyelidikan dan sudah diketahui indentitas pelaku penikaman. Langsung gerak cepat tim gabungan menuju kelokasi persembunyian pelaku untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku penikaman tersebut setelah menempuh perjalanan sekitar lebih kurang lebih 1 jam dari Kota tim gabungan tiba di polsek uluere untuk berkordinasi penangkapan.

“Tidak lama kemudian, tim gabungan menangkap pelaku penikaman, dan langsung dibawah kemapolres bantaeng bersama barang bukti satu buah badik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar salah satu dari Tim gabungan.

Menurut Tim gabungan Resmob Polres Bantaeng, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, Motif penikaman itu dipicu dengan sudah sering berselisih paham tentang permasalahan tanah.

“sampai sekarang pelaku dan korban tidak saling sapa, Dimana korban dan pelaku ada hubungan keluarga yakni korban adalah ipar pelaku”, Kata Tim gabungan Resmob Polres Bantaeng.

“Diketuhui sebelumnya korban bersama anaknya pernah mengancam membunuh pelaku sehingga pelaku jengkel terhadap korban,” tutupnya.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait