Lingkar advokasi dan pelayanan rakyat Bantaeng desak Polres tangkap buron asusila anak

  • Whatsapp

Bantaeng, aksaranews.com Lingkar Advokasi dan Pelayanan Rakyat Kabupaten Bantaeng mendesak Polres Bantaeng menangkap tersangka kasus asusila anak di bawah umur yang masih buron.

Kasus asusila yang sempat mandek ini menjadi tanda warning bagi aparat penegak hukum di wilayah Polres Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Kordinator Lingkar Advokasi & Pelayanan Rakyat Bantaeng Aldi Naba meminta Kepada Kapolres Bantaeng agar lebih tegas menengani kasus pencabulan ini.

Kasus pencabulan dibawah umur terhadap inisial F (13) yang merupakan warga kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng sudah berlalu dua pekan lamanya.

Apalagi Pelaku dengan inisial S alias C (37)  Sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan kasus pemerkosaan terhadap korban di bawah umur.

“Kami minta kepada Kapolres Bantaeng yang terhormat agar segera melakukan tindakan yang lebih objektif dan segera melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Aldi Naba.

Aldi menyebut, pihaknya sudah berulang kali melakukan aksi di depan kantor polres bantaeng, namun sampai hari ini belum ada titik terangnya mengenai penangkapan pelaku tersebut.

“Pelaku sudah meninggalkan tempat tinggalnya beberapa bulan yang lalu. Akibat kelalaian polres bantaeng dalam menangani kasus ini,” kata Aldi.

Kata Aldi mengingatkan pihak Polres kalau dalam dekat tidak mengambil langkah cepat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Maka dirinya bersama teman-teman akan melakukan aksi besar-besaran dikantor Polda Sulsel dan Polres bantaeng dan menuntut Kapolres Bantaeng dicopot.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait