Langisnya Revolusi Kebudayaan Ploretarian Besar di Tiongkok

PM Republik Rakyat Tiongkok, HUa Guofeng. (Foto: wikiwand)

Kilas Balik, aksaranews.com – Tanggal 05 Oktober adalah hari ke-279 (hari ke-280 dalam tahun kabisat dalam kalender Gregorian. Banyak peristiwa bersejarah yang perlu kita ketahui. Sebagai bahan edukasi untuk pembaca, berikut redaksi sajikan sejumlah peristiwa bersejarah Dunia yang terjadi pada hari ini.

06 Oktober 1944: Sejarah mencatat Perang Dunia II, berawalnya pertempuran Debrecen. Sebuah pertempuran dalam Front Timur Perang Dunia II. Pada oktober 1944, Armee pimpinan Jenderal Maxilillian Fretter-Pico mengelilingi dan menghancurkan tiga korps Group Pliyev  pimpinan Marsekal Rodion Yakovlevich Malinovsky dekat Debrecen, Hongaria.

06 Oktober 1973: Sejarah mencatat Perang Yom Kippur ditandai dengan penyerbuan Israel oleh Suriah dan Mesir. Perang yang dikenal dengan nama Perang Ramadan atau Perang Oktober ini, adalah perang antara Israel melawan koalisi negara-negara Arab yang dipimpin Mesir dan Suriah. Perang ini berakhir dengan diadakannya gencatan senjata.

06 Oktober 1976: Sejarah mencatat penangkapan terhadap Kelompok Empat dan rekan-rekannya yang diperintahkan oleh PM Republik Rakyat Tiongkok, Hua Guofeng, sehingga mengakhiri Revolusi Kebudayaan di negeri tersebut. Kelompok Empat adalah nama yang diberikan kepada Fraksi Politik Partai Komunis Tiongkok yang terdiri dari, Jiang Qing, yang merupakan seorang tokoh politik dan aktris, Istri terakhir dari Mao Zedong, Ketua Partai Kuminis Tiongkok; Zhang Chungiao, seorang ahli teori politik, penulis dan politikus Tiongkok; Yao Wenyuan, seorang pejabat dan penulis asal Republik Rakyat Tiongkok; dan Wang Hongwen, seorang aktivis buruh China dan politisi yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Shanghai. Kelompok ini secara efektif mengatur kekuasaan di Partai Komunis Tiongkok pada akhir masa Revolusi Kebudayaan. Meskipun tidak terlihat secara pasti mana yang merupakan hasil kerja dari Mao Zedong atau yang murni dilakukan oleh Kelompok Empat ini, mereka menjadi terkenal dimasa itu (1966-1976) dan kemudian didakwa dengan serangkaian kejahatan pengkhianatan.

06 Oktober 1976: Sejarah mencatat terbunuhnya para aktivis mahasiswa yang memprotes kembalinya mantan diktator, Thanom Kittikachorn di Universitas Thammasat, Bangkok, Kerajaan Thai oleh koalisi paramiliter sayap kanan dan pasukan pemerintahan, sekaligus menyebabkan kembalinya militer sebagai penguasa.

06 Oktober 1981: Sejarah mencatat terbunuhnya Presiden Mesir ketiga, Anwar Sadat oleh perwira tentara fundamentalis. Anwar Sadat adalah seorang senior anggota Perwira Bebas yang menggulingkan Raja Farouk dalam Revolusi Mesir tahun 1952, dan orang kepercayaan dekat Presiden Gamal Abdel Nasser, dimana dia menjabat sebagai Wakil Presiden dua kali hingga menggantikannya sebagai Presiden pada tahun 1970.

06 Oktober 1998: Sejarah mencatat kembali beredarnya Majalah TEMPO setelah dibredel pemerintah Orde Baru selama empat tahun. Pembredelan Majalah TEMPO terjadi dalam dua waktu, pertama pada tahun 1982 dan kedua pada tanggal 21 Juni 1994. Pembredelan ini terjadi bersamaan dengan dua media cetak lain yaitu, Editor dan Detik. Pembredelan pertama terjadi karena TEMPO dianggap terlalu tajam mengkritik rezim Orde Baru dan kendaraan politiknya pada masa itu. Pembredelan periode kedua terjadi pada 21 Juni 1994. Pembredelan ini dilakukan Pemerintah melalui Menteri Penerangan pada saat itu, Harmoko. Pembredelan dipicu pemberitaan Majalah TEMPO yang mengkritik pembelian 39 unit kapal perang bekas dari Jerman Timur seharga USD 12,7 juta menjadi USD 1,1 miliar. Sepekan sebelumnya juga Majalah TEMPO mengungkap pelipatgandaaan harga kapal bekas sebesar 62 kali lipat.

(Sumber: wikipedia.org)
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"