Boltim, aksaranews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si., memastikan akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo dalam menghadapi ancaman inflasi di daerah.
Hal ini dibuktikan Bupati Boltim Sachrul Mamonto dengan mengalokasikan dana penanganan dampak persoalan krisis ekonomi yang mengakibatkan inflasi pada penetapan APBD Perubahan tahun 2022.
“Sudah kami masukkan dalam APBD Perubahan 2022 dana penanganan dampak inflasi. Ini sesuai dengan arahan Presiden dan Peraturan Menteri Keuangan,” Kata Sachrul Mamonto dalam rilis yang diterima media ini.
Sachrul menyebut, anggaran penanganan dampak persoalan inflasi tersebut sebesar 2 persen.
“Ada 2 persen yang kami alokasikan dari dana transfer umum. Insya Allah dengan adanya alokasi dana ini bisa membantu masyarakat yang tedampak inflasi,” tuturnya.
Adapun terdapat tiga poin dalam pengarahan Presiden Joko Widodo, diantaranya mengenai pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan pembahasan mengenai pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Atas dasar itu Sachrul mengatakan atas tindaklanjut afirmasi bangga buatan Indonesia sudah ditindaklanjuti dengan menerbitkan regulasi.
“Sebagai bentuk komitmen pengguna produk dalam negeri, kami perkuat dengan regulasi dan ini berlaku untuk semua instansi di bawah Pemerintah Kabupaten Boltim,” tandasnya.
Pewarta: Riswan │ Editor: Redaksi













