Pemerintah Manado ‘ancam’ PBI, akhir Januari penerima Bansos bakal dicoret jika belum vaksin

  • Whatsapp
Wali Kota Manado, Andrei Angouw (Kemeja putih) saat meninjau lokasi vaksin pada beberapa waktu yang lalu.

Manado, aksaranews.com — Pemerintah kota (Pemkot) Manado dibawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr, Richard Sualang menegaskan bagi para Penerima Bantuan Iuran (PBI) di kota Manado wajib vaksin minimal dosis pertama sebelum 24 Januari 2022.

Jikalau sampai batas waktu tersebut belum divaksin, Pemkot Manado tidak segan – segan untuk menghapus dari daftar penerima bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dijelaskan langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat kota Manado, Sammy Kaawoan, sebagaimana data yang diterima media ini di kota Manado masih sekitar 42 ribu PBI yang belum divaksin.

“Diimbau kepada para penerima PBI dari Pemkot Manado yang belum divaksin agar segera mengikuti program vaksinasi. Jika hingga batas 24 Januari 2022 belum mengikuti vaksinasi minimal dosis pertama, akan dikeluarkan dari nama penerima bansos,” tegas Sammy Kaawoan, Minggu (09/01/2022).

Sementara itu, Hal serupa juga ditegaskan oleh Kadis Kominfo kota Manado, Erwin Kontu.

Kontu mengatakan, berdasarkan petunjuk Wali kota, Dinas Kominfo turut mensosialisasikan percepatan vaksinasi dan akan mengambil langkah tegas kepada masyarakat yang tidak mengindahkan program pemerintah.

“Karena ini untuk kepentingan bersama. Yang tidak mau divaksin berarti tidak punya rasa empati untuk melindungi orang lain di sekitar. Itu juga berarti kalau tidak mau divaksin berarti tidak peduli dengan kesehatan diri sendiri dan orang lain,” tutupnya. (*)

Pewarta: Dpk | Editor: Redaksi

Pos terkait