Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Hemat Energi

Bahlil pastikan stok BBM aman. Masyarakat diimbau gunakan energi secara bijak di tengah situasi global yang tidak menentu.

Jakarta, aksaranews.com Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kondisi stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dalam keadaan aman.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan energi secara bijak di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Dalam pernyataannya, Bahlil menyinggung situasi di sejumlah negara yang mulai menghadapi kondisi darurat energi.

Ia menegaskan Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif terkendali.

“Saya menyampaikan di kesempatan ini bahwa sekalipun negara-negara lain, negara tetangga sebagian, sebagian negara di Asia sudah mulai masuk dalam keadaan yang tidak diharapkan oleh hampir semua negara, dalam hal ini darurat. Kita harus, saya yakinkan kepada rakyat Indonesia bahwa solar kita insyaallah tidak lagi kita lakukan impor, jadi clear. BBM berbentuk bensin, sebagian, 50% kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya,” ujar Bahlil Lahadalia.

Bahlil menjelaskan, untuk kebutuhan bahan bakar jenis solar, Indonesia sudah tidak lagi bergantung pada impor.

Sementara itu, untuk bensin, sekitar 50 persen masih berasal dari impor dan sisanya dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Di sisi lain, ia mengakui ketergantungan terhadap impor masih cukup tinggi untuk komoditas LPG.

“LPG kita masih impor kurang lebih sekitar 70% daripada kebutuhan kita. Tapi saya yakinkan kepada Bapak/Ibu semua, insyaallah kita juga dalam kondisi yang sampai dengan beberapa hari itu insyaallah dalam kondisi yang baik,” katanya lagi.

Meski kondisi pasokan dinilai aman, Bahlil menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas energi nasional.

Ia meminta seluruh elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi melalui penghematan energi.

“Namun sekalipun kita sudah kondisi yang baik, saya memohon dukungan dari semua rakyat Indonesia. Masalah ini tidak hanya masalah pemerintah, tapi masalah kita semua. Saya memohon, menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak. Dengan bijak, yang tidak perlu saya sarankan jangan,” tegasnya.

Pemerintah terus berupaya mencari alternatif pasokan dan meningkatkan produksi dalam negeri guna mengurangi ketergantungan impor energi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"