458 Atlet Berlaga di Kejuaraan Piala Gubernur Sulut 2025

Gubernur Sulut: Ciptakan Prestasi dan Junjung Tinggi Sportivitas

458 atlet berlaga dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Sulut II 2025. GOR Manado jadi saksi bangkitnya olahraga warisan bangsa.

Manado, aksaranews.comSuasana Gedung Olahraga (GOR) Hall B KONI Sario Manado berubah menjadi arena penuh semangat dan antusiasme saat Kejuaraan Pencak Silat Pengprov IPSI Sulut II resmi dibuka, Kamis (1/5/2025).

Ajang ini memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dan menjadi simbol kebangkitan olahraga tradisional warisan bangsa.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sulut yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulut, Jemmy Ringkuangan.

Kadispora didampingi Ketua KONI Sulut Brigjen TNI (Purn) Bonifasius Jerry Waleleng, Ketua IPSI Sulut Pontohwuisang Kakauhe, dan Ketua Panitia Christian Yokung, bersama sejumlah tokoh pemerhati pencak silat.

Usai seremoni pembukaan, para tamu undangan disuguhi pertandingan dari kategori kelas remaja dan dewasa, yang berlangsung sengit dan sportif.

Sebanyak 458 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, termasuk atlet dari luar daerah seperti Gorontalo dan Papua.

Mereka berlaga dalam dua kategori utama, yaitu Seni dan Tanding, untuk kelompok usia dini, pra remaja, remaja, hingga dewasa.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Kadispora Sulut, ditegaskan pentingnya pelestarian pencak silat sebagai bagian dari identitas nasional.

“Pencak silat merupakan olahraga yang menjadi identitas bangsa. Oleh karena itu, harus kita ciptakan prestasi sebagai warisan budaya. Sulawesi Utara pernah melahirkan atlet pencak silat yang berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Jemmy Ringkuangan, mengutip pesan Gubernur Yulius.

Gubernur juga mengenang prestasi membanggakan atlet asal Sulut, Pengky Simbar, yang sukses meraih medali emas pada SEA Games 2007 di Thailand. Momentum itu disebut sebagai inspirasi untuk membangkitkan kembali pencak silat Sulut.

“Mari kita bangun kembali prestasi olahraga pencak silat dengan menciptakan atlet-atlet muda yang berbakat dan berprestasi. Selamat bertanding, mari junjung sportivitas,” tambahnya.

Pantauan sejak Selasa (30/4/2025) menunjukkan bahwa pertandingan telah berlangsung sejak awal pekan, diawali dengan lomba seni gerak dan pedang toya untuk kategori usia dini dan remaja.

Hingga Kamis sore, ratusan atlet telah bertanding, disambut sorakan dukungan dari masing-masing kontingen di dalam dan luar gelanggang.

Antusiasme juga terlihat dari banyaknya keluarga dan suporter yang datang langsung memberikan semangat bagi atlet daerah mereka.

GOR KONI Manado pun bergemuruh dengan semangat juang dan sportivitas para pendekar muda dari berbagai penjuru.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"