Jakarta, aksaranews.com — Kabar gembira datang dari Pemerintah Indonesia. Pasalnya Presiden Joko Widodo mengumumkan pembukaan seleksi calon aparatur sipil negara atau ASN secara besar-besaran.
Pengumuman rekrutmen CASN 2024 disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas dengan total jumlah rekrutmen ASN pada 2024 sebanyak 2,3 juta formasi.
“ASN kini disiapkan untuk menghadapi disrupsi teknologi yang semakin pesat. Pemerintah membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu,” kata Presiden Jokowi.
“Penguatan SDM yang terampil ini juga untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, penguatan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), serta mengakselerasi ekonomi lokal dan nasional,” sambungnya.
Sebagaimana MenPANRB, Abdullah Azwar Anas memberi penjelasan tambahan bahwa tahun ini pemerintah juga memberi alokasi cukup besar bagi fresh graduate untuk mengikuti seleksi, baik untuk dosen, guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis termasuk di dalamnya talenta digital, dan banyak sektor penting lainnya.
Usai menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/1/2024), Anas merinci, instansi pusat mendapat formasi kebutuhan 429.183 yang terdiri atas 207.247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 221.936 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Formasi tersebut merupakan gabungan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.













