Ini Arahan Danrem 152/Babullah Saat Kunker di PT Harita Nickel

Malut, Aksaranews.com – Komandan Korem (Danrem) 152/Babullah, Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) terkait Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan meninjau Pengamanan Perusahan Pertambangan dan Pengelolaan di PT Harita Nickel pada, Rabu (28/10/2020) kemarin.

Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan dalam sambutannya di depan aparat keamanan menyampaikan Obvitnas perlu di jaga dari berbagai ancaman.

“Harita Nickel adalah obvitnas. Sudah menjadi tugas kita untuk mengamankan objek ini bersama-sama. TNI selalu bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan stabilitas obvitnas agar terus memberikan andil bagi pembangunan, khususnya di daerah Halmahera Selatan,” ujarnya.

Ia juga memberi arahan kepada prajuritnya yang tergabung dalam Satuan tugas (Satgas) Pamobvit di Harita Nickel bahwa, pengamanan harus dilakukan secara ekstra karena munculnya pandemi Covid-19.

“Aman atau tidaknya perusahaan ini, tergantung kita semua. Namun kita perlu lebih dulu menjaga diri, dan menjalankan tugas sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Saya harap kita bisa melaksanakan tugas dengan baik dan penuh semangat,” pungkas Jenderal bintang satu itu.

Usai pelaksanaan Kunker, Danrem menyempatkan diri meninjau pabrik peleburan nikel (smelter) yang diketahui telah beroperasi sejak tahun 2016 lalu, selanjutnya meninjau pembangunan pabrik pemurnian nikel (refinery) yang saat ini masih dalam proses konstruksi.

Disela-sela tinjauannya, Danrem mendapat penjelasan dari salah satu perwakilan manajemen Harita Nickel mengenai proses produksi yang selalu menjunjung unsur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta keamanan lingkungan.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) Trimegah Bangun Persada (TBP), Donald J Hermanus yang mewakili Manajemen Harita Nickel mengatakan, sinergi antara berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dan dapat memberi kontribusi optimal. Menurutnya hingga saat ini TNI dan Polri sangat mendukung terhadap keberlangsungan Harita Nickel.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban obvitnas ini. Dukungan itu telah memberi rasa aman dan nyaman bagi kami untuk terus berkarya dan berkontribusi sebaik mungkin bagi bangsa dan negara, khususnya lagi bagi Maluku Utara,” ujar Donald.

Dari hasil pantauan Media ini, kegiatan Kunker Danrem 152/Babullah dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Para peserta diarahkan melakukan pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker, dan membawa handsanitaizer. Hal ini diterapkan sebagai salah satu bentuk komitmen Harita Nickel dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Halmahera Selatan, khususnya di wilayah operasional perusahaan.

Sekedar diketahui, Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Harita Nickel memiliki IUP dan juga pabrik peleburan (smelter) yang terintegrasi di Obi. Komitmen Harita Nickel dalam hilirisasi sumber daya alam ditunjukkan dengan beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 dengan memanfaatkan potensi nikel yang dikelola oleh Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS) yang semuanya terletak di Pulau Obi. Saat ini, melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel mengembangkan industri pengolahan dan pemurnian nikel dengan sistem hidrometalurgi yang memanfaatkan nikel kadar rendah.

Peliput : Sadan | Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"