Jakarta, aksaranews.com — Gerakan Rakyat akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pada 17–18 Januari 2026 di Hotel Arya Duta, Jakarta.
Agenda ini menjadi momentum penting bagi Organisasi Masyarakat (Ormas) tersebut dalam merumuskan arah perjuangan ke depan, termasuk wacana transformasi menjadi partai politik.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Gerakan Rakyat, Syarifah Dilla Aziz atau Saray, dalam konferensi pers kepada media di kantor DPP Gerakan Rakyat, Selasa (13/01/2026) sore.
Rakernas I mengusung tema “Kedaulatan Ekologis: Mengembalikan Hutan Indonesia” yang menyoroti persoalan kerusakan lingkungan dan krisis ekologis nasional.
“Halo teman-teman media sekalian, terima kasih atas kehadirannya hari ini. Saya, Syarifah Dilla Aziz atau akrab disapa Saray, selaku Juru Bicara Gerakan Rakyat ingin menyampaikan agenda penting yang akan segera kami laksanakan,” ujar Saray membuka konferensi pers.
Ia menegaskan, pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan yang kian mengkhawatirkan, terutama setelah terjadinya sejumlah bencana alam di wilayah Sumatera.
“Tema yang kami angkat dalam Rakernas kali ini adalah ‘Kedaulatan Ekologis: Mengembalikan Hutan Indonesia’. Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan. Kami melihat kondisi ekologis kita sedang tidak baik-baik saja,” katanya.
Selain membahas isu lingkungan, Rakernas I juga akan menjadi forum strategis untuk membahas arah organisasi, termasuk wacana pembentukan partai politik.
“Selain membahas isu lingkungan, Rakernas ini juga akan menjadi momen krusial untuk menentukan arah organisasi ke depan. Salah satu poin besar yang akan dibahas adalah transformasi Gerakan Rakyat menjadi sebuah partai politik,” ucap Saray.
Rakernas ini dijadwalkan dihadiri lebih dari 600 peserta dari pengurus daerah se-Indonesia.
Sejumlah pakar ekologi akan dilibatkan, sementara Anies Baswedan dijadwalkan hadir sebagai tokoh inspirator.













