Buka bimtek siskeudes, ini harapan Sekdakab Bantaeng

Tampak suasana pelaksanaan kegiatan Bimtek aplikasi Siskeudes oleh Pemda Bantaeng di Hotel Grand Asia Makassar Kemarin.

Bantaeng, aksaranews.com – Bertempat di Hotel Grand Asia Makassar, Kamis (30/09/2021) kemarin, Pemerintah Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Utara (Sulsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Kegiatan yang mengambil tema “Sinergitas Pemerintah Desa,APIP dan APH Dalam Rangka Peningkatan Pembangunan Di Desa Bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN)” tersebut, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantaeng, Abdul Wahab.

Abdul Wahab dalam sambutannya menyampaikan, meski masih dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sejumlah program dan kegiatan yang telah diagendakan harus tetap dilaksanakan, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan dan kuota peserta yang terbatas.
Dirinya juga berharap, agar peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan serius.

“Alhamdulilah saya bersyukur kegiatan ini bisa dilaksanakan. Karena tingkat pengetahuan sistem pelaporan keuangan di desa masih sangat minim. Oleh sebab itu para peserta bimtek harus serius dan benar benar fokus mengikuti kegiatan ini,” harapnya.

Disamping itu, Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Bantaeng, Kompol Muh Ali yang turut memberikan sambutan menuturkan bahwa, akan lebih baik lagi jika para peserta bimtek ini, diberikan sertifikat sebagai pegangan.

“Kalau bisa pesertanya punya sertifikat, sehingga para kepala desa dapat memberi perhatian kepada para petugas yang sudah terlatih agar jangan di ganti dengan orang lain. Mereka inilah yang sudah memahami Aplikasi Siskeudes ini dan akan menginplementasikan dalam kegiatan pelaporan sistem keuangan desa. Karna sistem keuangan ini sangat relefan dengan perkembangan saat ini,” tutur Muh Ali

Dia pun berharap kedepan, aplikasi tersebut bisa dikembangkan sehingga tidak hanya digunakan untuk laporan keuangan saja, akan tetapi semua laporan yang berkaitan dengan desa.

“Saya harap aplikasi ini dapat dikembangkan kedepannya. Jadi tidak hanya untuk laporan keuangan saja. Kalau bisa, laporan jumlah angka penduduk, angka kelahiran, kematian serta jumlah potensi desa, sudah tergambar dalam website,” harapnya.

Menurut Kompol Muh Ali, pembangunan daerah akan maju jika dibenahi dari desa sampai kecamatan, tentu dengan sistem keuangannya yang baik.

“Mudah-mudahan kegiatan ini betul betul dapat diikuti dengan baik dan dapat diaplikasikan saat melaksanakan tugas dalam pelaporan sistem keuangan desa,” tandasnya.

Kepala Inspektorat Bantaeng, M. Rivai Nur dalam kesempatan tersebut juga menambahkan bahwa, Siskeudes ini merupakan aplikasi yang di kembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, aplikasi ini sangat dibutuhkan sebab anggaran yang di kelola oleh desa, dari tahun ke tahun semakin meningkat.

“Selanjutnya untuk penggunaannya, implementasi aplikasi ini tentu harus ada komitmen baik dari Pemerintah Daerah maupun pemerintah desa,” ujar Rivai Nur.

Dari hasil pantauan Media ini, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni, Sekda Bantaeng, Abdul Wahab, Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah, Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali, SH, Kepala Inspektorat, M. Rivai Nur, Kasi Intel Kejari Bantaeng, Azhar, SH, Asisten I Bidang Pemerintahan, Sekretaris DPMD.PP.PA Bantaeng, para Camat se-kabupaten Bantaeng, dan Ketua APDESI serta seluruh Peserta Bimtek.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"