Jakarta, aksaranews.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melantik 1.361 pejabat manajerial dan nonmanajerial untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Pelantikan berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan meminta pejabat yang baru dilantik menggali potensi diri dan menjalankan amanah dengan baik.
“Selamat kepada pejabat yang dilantik atas amanah dan jabatan baru. Ini adalah kepercayaan besar yang membawa tanggung jawab untuk menjadi motor penggerak perubahan, melahirkan gagasan-gagasan yang inovatif, dan tentu saja memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat,” ujar Dalu.
Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 497 merupakan Pejabat Manajerial atau Struktural dan 864 Pejabat Non Manajerial atau Fungsional.
Dalu meyakini seluruh pegawai ATR/BPN, baik di pusat maupun daerah, memiliki peran penting dalam mendukung transformasi pelayanan pertanahan yang tengah dijalankan kementerian.
“30.000 orang pegawai yang ada di ATR/BPN akan menjadi kunci penggerak transformasi kita. Saya menginginkan agar seluruh pegawai menjadi SDM yang kompeten, yang profesional, dan memiliki semangat pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama,” tutur Dalu.
Terapkan Struktur Organisasi Baru
Untuk mendukung transformasi pelayanan, Kementerian ATR/BPN juga menerapkan aturan baru terkait pengelolaan SDM melalui Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 9 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional dan Kantor Pertanahan.
Melalui aturan tersebut, 10 Kantor Pertanahan mulai menerapkan nomenklatur Jabatan Pengawas yang membidangi kewilayahan, yakni Seksi 1 hingga Seksi 6 sesuai dengan tipologi masing-masing Kantor Pertanahan.
“Kita berharap perubahan ini mampu mendukung layanan pertanahan dengan lebih cepat dan lebih prima, serta meningkatkan kualitas jalannya proses pelayanan publik kepada masyarakat,” ucap Dalu.
Dalu menegaskan, keberhasilan transformasi pelayanan tidak hanya bergantung pada penataan organisasi. Kualitas SDM yang menjalankan pelayanan juga menjadi faktor penting.
Pelantikan tersebut diikuti secara luring dan daring oleh jajaran Kementerian ATR/BPN dari berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama turut hadir langsung di Aula Prona, Jakarta.













