Wakil Bupati Sahabuddin apresiasi program satu desa satu perawat PPNI Bantaeng

Wabup Sahabuddin saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan seminar dan workshop Nursing Update 2022 yang digelar oleh PPNI Bantaeng yang berlangsung di gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (15/01/2022).

Bantaeng, aksaranews.com Wakil Bupati (Wabup) Bantaeng Drs. H. Sahabuddin mengapresiasi peran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bantaeng dalam membantu Pemerintah daerah utamanya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) para tenaga perawat di Kabupaten Bantaeng.

Apresiasi ini disampaikan Wabup dihadapan ratusan perawat se kabupaten bantaeng ketika menghadiri dan membuka kegiatan seminar dan workshop Nursing Update 2022 yang digelar oleh PPNI Bantaeng yang berlangsung di gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (15/01/2022).

Bacaan Lainnya

“Itulah mengapa saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seminar nurse update yang digagas oleh PPNI, karena sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan mutu tenaga perawat di Kabupaten Bantaeng,” ujar wabup Sahabuddin.

Menurutnya, tenaga perawat sebagai salah satu unsur pembangunan kesehatan terbanyak di Kabupaten Bantaeng, sehingga ia berharap agar para perawat selalu siap menghadirkan pelayanan prima dan menjadi pelopor peningkatan kualitas kesehatan di Bumi Butta Toa Bantaeng.

“Tentu perawat dituntut untuk selalu mengedepankan profesionalismenya. Olehnya itu, melalui PPNI, diharapkan menjadi wadah aspirasi segenap komponen kesehatan yang ikut berkontribusi positif dan berperan aktif melahirkan pelayanan kesehatan yang baik di Bantaeng,” harapnya.

Tak lupa Sahabuddin mengucapkan selamat atas launching nya Program Nasional Satu Desa Satu Perawat yang yang dikemas denga nama “One Village One Nurse” Kepada PPNI Kabupaten Bantaeng.

“Atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya dalam meningkatkan derajat kesehatan di Bantaeng,” tutup wabup.

Senada, Ketua PPNI Sulsel, Abd. Rahkmad, S.kep. Ns, M.kep., menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah kabupaten bantaeng yang setinggi-tingginya, dalam hal ini diwakili Wabup Bantaeng atas support yang diberikan kepada anggota kami khususnya pada perawat dikabupaten bantaeng.

Tak lupa juga kepala Dinas Kesehatan Bantaeng pihaknya juga memberikan apresiasi atas kreativitasnya dan bangganya ide nurse update yang satu-satunya kabupaten ternama yang melalukan kajian ilmiah yang dikemas dengan nama “one village one nurse”.

“Saya berharap kegiatan ini, menjadi kegiatan tahunan. Karena perawat diperlukan untuk terus meng-update pemahaman tentang ketokohannya sebagai perawat, sebab ia akan berhubungan dengan pasien. Maka tentunya diharapkan dapat menjaga kualitas pelayanan kesehatan terhadap pasiennya, dengan cara, menjaga kualitas pelayanan kesehatan adalah dengan mengikuti perkembangan ilmiah,” ujarnya.

“Karena peran perawat di desa itu, kata dia penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Jika masyarakatnya sehat, potensi besar pendidikan bakal menjadi prioritas. Jika kesehatan dan pendidikan baik, sumber daya manusianya juga akan baik,” tambahnya.

Sementara salah satu narasumber pada workshop nurse update, Suhthman, S.Kep., M.Kep mengatakan, bahwa jika SDM suatu daerah baik maka akan menambah daya saing suatu daerah.

Dia menyebut, aspek kesehatan sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang spartan.

“Ini latar belakang kenapa saya selalu menekankan bahwa pendidikan kesehatan menjadi pilar utama,” sebutnya.

Ia pun optimis peningkatan SDM melalui program Satu Desa Satu Perawat akan mengantarkan kualitas pelayanan kesehatan bantaeng jauh lebih baik kedepannya, dibanding daerah lain.

“Tentunya perlu diketahui bersama bahwa Indonesia menjadi negara 5 besar pada 2045 seperti banyak diprediksi banyak riset. Saat ini saja Indonesia sudah masuk ke peringkat 17 sebagai negara besar di dunia”, pungkasnya.

Pada kesempatan ini hadir mendampingi Wabup, Ketua PPNI Sulsel, Abd. Rahkmad, S.kep.Ns,M.kep bersama Kepala Dinas Kesehatan, dr. Andi Ihsan dan Ketua PPNI Bantaeng, Samsul Kamar, S.Kep., Ketua Apdesi dan jajarannya serta sejumlah kepala Puskemas se-Bantaeng serta beberapa barasumber seperti Ruslan Muhktar,S.Kep,. M.Kep bersama Heryanto AMK, SKM dan Suhthman,S.Kep.,M.Kep.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi

Pos terkait