Mitra, aksaranews.com – Salah satu tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hi. Ishak Ntoma, Selasa (29/12/2020) dikabarkan meninggal dunia di usia 84 Tahun.
Kabar duka tersebut diketahui sekisar pukul 15.05 wita sore tadi, dimana Almarhum sebelumnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina Manado.
“Almarhum meninggal dalam perjalanan menuju RS Hermina Manado,” terang salah seorang sumber.
Dari penuturan sumber tersebut, Almarhum memiliki riwayat penyakit asam lambung yang dideritanya. Informasi yang berhasil dihimpun kontributor aksaranews.com, Almarhum semasa hidupnya, selain sebagai tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Mitra, ia juga pernah dipercayakan sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mitra selama 2 periode sejak tahun 2008 hingga 2020.
Dalam bidang pemerintah, Almarhum pernah ditunjuk sebagai staf Khusus Bupati Bidang Kesra tahun 2019 di masa Pemerintahan Bupati James Sumendap, dan sekarang menjabat sebagai Hukum Tua (Kepala Desa) Belang. Tak heran, sosok beliau sangat dikenal terutama di kalangan pemerintah dan masyarakat.
Bahkan, dituturkan salah seorang Tokmas Mitra yang tak lain merupakan staf khusus Bupati bidang kesra, Kisman Hala, SE bahwa, Almarhum baginya adalah seorang Pamong Senior karena pernah menjadi Tim Penatar P4 yang mampu mengayomi generasi muda dibawahnya dalam bentuk nasehat maupun bimbingan.
“Selama menjadi rekan kerja dengan beliau tidak pernah menunjukkan sikap marah meskipun dalam kondisi ditekan oleh tugasnya. Tentunya kami merasa kehilangan atas kepergian almarhum,” ujar mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra tersebut.
Diketahui, Almarhum meninggalkan 2 orang anak dan 1 orang cucu serta seorang menantu. Menurut rencana, Almarhum akan dikebumikan pada Rabu (30/12/2020) besok pagi pukul 09.00 wita di pemakaman umum setempat.













