Target KLA Nindya, Dinas PPPA Boltim lakukan Monev di sejumlah Puskesmas ramah anak

Monitoring dan Evaluasi di Puskesmas Buyat

Boltim, aksaranews.com Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah Puskesmas ramah anak.

Kegiatan Monev yang dilakukan Pemerintah Boltim di 8 Puskesmas ini adalah upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) yang menargetkan tahun 2024 naik ke tingkat Nindya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Tierza Damopolii menyampaikan, bahwa program monev ini bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang ramah anak di Kabupaten Boltim.

“Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam rangka mempersembahkan nama Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menuju kabupaten layak anak,” kata Tierza Damopolii, Jumat (7/6/2024).

Tim DPPPA Boltim di Puskesmas Nuangan

Tierza menjelaskan, dalam proses monev, Dinas PPPA Boltim melakukan penilaian dari berbagai aspek layanan, diantaranya infrastruktur ramah anak, pelayanan kesehatan yang mendukung tumbuh kembang anak, serta penanganan kekerasan terhadap anak.

Kata dia, evaluasi ini juga dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap Puskesmas dapat memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan.

Lebih lanjut, Tierza mengatakan, semangat Dinas PPPA Boltim untuk terus berjuang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak hanya demi penghargaan semata, namun juga sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada generasi penerus bangsa.

“Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan setiap Puskesmas di Bolaang Mongondow Timur mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih ramah anak, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di daerah ini,” terangnya.

Tim DPPPA Boltim di Puskesma Kotabunan

Ia menambahkan, monev yang dilakukan ini langkah awal menuju perbaikan sehingga diharapkan dapat memotivasi Puskesmas di Boltim untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan publik demi kesejahteraan anak-anak di Boltim.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat untuk mendukung terciptanya kabupaten layak anak,” pungkasnya.

(Adve)

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"