Bantaeng, aksaranews.com — Bupati Bantaeng, Dr. H. Ilham Azikin dinobatkan sebagai penerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tingkat Nasional Tahun 2021.
Penghargaan berupa Satya Lencana ini disematkan oleh Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ahmad Zabadi kepada Bupati Ilham pada puncak peringatan Harkopnas ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), bertempat di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu, Sabtu (11/12/2021).
Usai menerima penghargaan, Bupati Ilham mengaku bangga bisa menjadi salah satu bagian dalam memajukan UKM di Indonesia, khususnya di Bantaeng yang berjuluk Butta toa.
“Tentu ini menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi saya, dan segenap jajaran pemerintah daerah untuk terus melakukan yang terbaik dalam memajukan UKM di Bantaeng,” kata Bupati Ilham.
“Sebab, ini suatu kehormatan Kabupaten Bantaeng atas capaian yang diraih, pada peringatan Harkopnas tahun ini. Melalui Program unggulan Pemkab Bantaeng berupa bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW menjadi salah satu indikator penilaian penghargaan itu”, tambahnya.
Sementara itu,Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Bantaeng, Muhammad Tafsir mengatakan, bahwa pihak Kemenkop UKM mengakui kalau program ini menjadi salah satu yang mendongkrak pertumbuhan UKM di Bantaeng.
“Ini adalah sebuah perhatian dan prestasi baik, di masa pandemi Covid-19 ini. UKM kota tetap kokoh berkat program unggulan ini,” ucap Muhammad Tafsir.
Selain Bupati Ilham, penerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM Tingkat Nasional tahun 2021, yakni Bupati Sinjai, Sinjai Andi Seto Asapa (ASA).
Terakhir, Ketua DPP Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid memberikan apresiasi terhadap kepala daerah dan semua pihak yang mendorong penguatan Usaha Kecil Menengah (UKM) di setiap daerah.
“Sebab pentingnya penguatan UKM untuk mendorong masyarakat semakin mapan dan mandiri.”Sehingga mereka (Koperasi dan UKM) bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata dia.
Selain itu, ia juga mengajak kepada pemerintah daerah untuk terus melibatkan UKM dan Koperasi untuk menjadi bagian dari distribusi kebutuhan-kebutuhan yang mendapat subsidi pemerintah. Seperti di antaranya Sembako dan pupuk subdisi.
“Pemerintah daerah tidak usah ragu. Melalui koperasi dan UKM, maka pemerintah bisa menekan kelangkaan,” tandasnya.
Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi













