Bantaeng, aksaranews.com — Penjabat (Pj) Bupati Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan Sulawesi (Sulsel), Andi Abubakar melakukan kunjungan ke gudang Bulog untuk memastikan stok beras dan bahan pokok lainnya di gudang tersebut dalam keadaan aman.
Bupati Andi Abubakar dalam kunjungannya didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Muhammad Tafsir dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rita Siamba Pasha serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Bantaeng, Andi Sri Wiyanti.
Bupati menyampaikan, bahwa kunjungan ke gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memastikan ketersediaan beras dalam rangka persiapan mengendalikan harga pasar.
Menurutnya, beberapa daerah di Sulawesi Selatan sudah ada kenaikan harga beras, termasuk wilayah Kabupaten Bantaeng juga sudah ada indikasi kenaikan.
“Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat, serta untuk mencegah potensi lonjakan harga yang berlebihan,” kata Abubakar saat kunjungan ke gudang Bulog di Jalan Andi Mannappiang, Kamis (12/10/2023).
Senada, Kepala Bagian Perekonomian Setda Bantaeng, Andi Sri Wiyanti, menyebut bahwa kunjungan penjabat Bupati untuk melakukan pemeriksaan kualitas dan kelayakan bahan pokok yang tersedia di gudang Bulog.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk-produk tersebut sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan, sehingga konsumen dapat mengonsumsinya dengan aman.
“Kunjungan Pj Bupati ke gudang Bulog ini, merupakan langkah konkrit dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Sri Wiyanti.
“Kami terus berupaya keras untuk melindungi kepentingan masyarakat, terutama dalam hal akses terhadap bahan pokok yang berkualitas dan terjangkau. Kami sudah siapkan skema siaga pasar jikalau nanti terjadi lonjakan harga beras,” tambahnya.
Sekedar informasi, bahwa stok beras saat ini, hingga akhir Desember 2023 masih dalam posisi aman. Sementara awal tahun depan, akan ada masuk stok beras ke Sulsel sebanyak sebanyak 40 ribu ton beras.













