Polisi berhasil amankan pelaku penganiayaan anak hingga meninggal yang gegerkan publik

Team Gabungan Polda Gorontalo,Polres Gorontalo Kota Dan Polres Kotamobagu Berhasil Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Anak Hingga Meninggal (Foto: Polresgorontalokota.com/humas)
banner 120x600

Gorontalo, aksaranews.com Seorang bocah berusia 5 tahun tewas usai dianiaya ibu tiri dan nenek tiri di kamar kos yang berada di kelurahan Molosifat W kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, pada Rabu 18 Mei 2022, sekira pukul 20.00 Wita.

Kapolres Gorontalo Kota, melalui kasat reskrim Iptu Mohammad Nauval Seno, STK., SIK.,  membenarkan peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan seorang bocah meninggal tersebut, Jumat (20/05/2022).

Dikutip dari laman polresgorontalokota.com, Iptu Nauval mejelaskan, kronologis peristiwa berawal dari laporan terkait adanya penganiayaan seorang bocah yang menyebabkan meninggal dunia, Sat Reksrim Polres Gorontalo Kota langsung mendatangi lokasi.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terdapat tanda tanda kekerasan pada tubuh korban ASK (5) serta beberapa alat bukti yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan.

Lebih lanjut Iptu Nauval menuturkan setelah melakukan olah TKP, gabungan team Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota berkoordinasi dengan resmob Polres Kotamobagu untuk mengamankan keluarga korban yang saat itu sudah kembali ke Kotamobagu untuk diinterogasi terkait kematian bocah ASK.

“Dari hasil interogasi tersebut diduga pelaku penganiayaan terhadap ASK adalah ibu tirinya yakni SWA (27) berserta nenek tiri SI (65) yang merupakan warga Kelurahan Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat Kota Kotamobagu, dan saat ini kedua terduga pelaku beserta ayah kandung korban tersebut sudah diamankan oleh team Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo dengan dibackup resmob Kota Kotamobagu, dimana hari ini akan dilakukan otopsi pada korban di RS. Bhayangkara Manado Sulawesi Utara,” jelas Iptu Nauval.

“Rencanaya setelah pelaksanaan otopsi, Korban akan dimakamkan di pekuburan keluarga di Kotamobagu,dan untuk kedua pelaku SWA,SI dan ayah kandung korban akan di bawa ke Kota Gorontalo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Iptu Nauval.

Penulis/Editor: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.