Peringati hari kontrasepsi sedunia, ketua TP PKKK Bantaeng antusias galakkan program KB

Tampak Ketua TP PKK Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti (tengah) saat foto bersama dengan para tenaga kesehatan. (AKSARA/Foto: Muhammad Ramli)

Bantaeng, aksaranews.com — Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap 26 September di seluruh dunia, seharusnya bukan hanya sekadar seremonial saja. Hari Kontrasepsi Sedunia harus dijadikan sebagai momentum untuk terus menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua TP PKK  Kabupaten Bantaeng Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti usai melakukan pemantauan beberapa titik Kegiatan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi dalam rangka Memperingati Hari Kontrasepsi dan Hari Vasektomi Sedunia di Poliklinik Kesehatan TNI/Denkesyah Bantaeng, Kamis (14/10/2021).

“Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan dukungan dari berbagai pihak, dalam percepatan pencapaian Program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga).  Selain itu, pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera,” ungkap Sri Dewi Yanti.

Ia pun memberikan penghargaan kepada seluruh stakeholder terkait, guna mensinergikan kembali pentingnya pengetahuan perempuan dalam kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga. Dengan itu, Kabupaten Bantaeng terus berupaya penuh dalam menurunkan angka kematian ibu hamil.

“Kita terus gencarkan sosialisasi dengan berbagai pengetahuan perempuan, terkait kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga. Itu dilakukan melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) guna menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan,” paparnya.

Sri Dewi Yanti juga berpesan agar pelaksanaan senam Gemu Famire (Senam Maumere) secara serentak di wilayah Kota Jakarta Timur dapat dijadikan semangat menuju keluarga yang sejahtera dan berkualitas.

“Mari lah kita semua terus gelorakan pola hidup bersih dan sehat dan menggalakan kembali program keluarga berencana,” ujarnya.

Dari hasil pantauan Media ini, dibeberapa titik, seperti di Poliklinik Kesehatan TNI/Denkesyah Bantaeng tersedia sebanyak 15 akseptor Implan dilayani oleh tenaga kesehatan bidan, di Puskesmas Baruga Kecamatan Pajukukang sebagai lokasi kedua, disediakan sebanyak 30 Akseptor Implan. Adapun akseptor yang dilayani terdiri dari akseptor baru, akseptor ganti cara dari Suntik dan Pil serta akseptor bongkar pasang.

Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi
"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"