Boltim, aksaranews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto menegaskan hingga pertengahan tahun 2021 pandemi covid-19 belum berakhir, sehingga diperlukan upaya-upaya penanganan lebih lanjut.
Hal ini kata Bupati mempertimbangkan pandemi Covid-19 cenderung meningkat sejak akhir triwulan dua 2021 serta adanya kebijakan PPKM maupun turunan regulasi yang berkaitan dengan percepatan penanganan covid-19.
“Mempercepat dan memperluas vaksinasi, memastikan layanan kesehatan tetap terjaga, serta dengan memperkuat jaring pengaman sosial. Pergeseran prioritas belanja selanjutnya menjadi dasar dalam program kegiatan dan realokasi anggaran pemerintah daerah,” kata Sachrul dalam sambutan paripurna KUPA-PPAS 2021, Senin (20/09/2021) kemarin.
Lanjutnya, penyusunan rancangan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan (PPAS) APBD merupakan proses pendahuluan perubahan APBD tahun anggaran 2021.
Hal ini didasari pada peraturan Menteri dalam negeri (Mendagri) nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.
Perubahan tersebut terkait dengan penyesuaian terhadap makro ekonomi yang telah disepakati pada APBD tahun 2021, pada kebijakan fiskal daerah, penyesuaian perubahan kebijakan pada tingkat pusat yang berkaitan dengan keuangan daerah maupun kebijakan teknis lainnya.
“Penyesuaian proyeksi belanja yang menjadi prioritas dan permasalahan aktual yang berkembang untuk percepatan penanganaan dan antisipasi dampak covid-19,” jelas mantan ketua DPRD Boltim ini.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Boltim, Sachrul sampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD yang telah melakukan pembahasan dengan pemerintah daerah, sebagai salah satu mekanisme sebelum penandatangan nota kesepakatan.
“Kiranya apa yang telah kita bahas tadi semua untuk kesejahteraan rakyat bolaang mongondow timur. Masih ada proses selanjutnya dalam penyusunan perubahan APBD 2021, untuk itu saya berharap dalam setiap proses penyusunan APBD pemerintah daerah dapat bersinergi dengan pihak legislatif,” tuturnya.
Sachrul berharap semoga dalam setiap tahapan penyusunan APBD dapat berjalan dengan baik. Peran aktif dari pihak esekutif tentunya sangat diperlukan, sehingga proses ini dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditetapkan.
“Nantinya sebelum tanggal 30 september 2021, sudah ada kesepakatan bersama perubahan APBD tahun 2021 antara pemerintah daerah dan DPRD Boltim,” pungkas Bupati.
Pewarta: Riswan │ Editor: Redaksi













