Penjabat Bupati Bantaeng sidak Pasar, harga pangan relatif stabil

Bantaeng, aksaranews.com — Dalam rangka memastikan harga bahan pokok stabil, Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar bersama rombongan OPD terkait melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Bantaeng, Kamis (12/10/2023).

Dipimpin Pj. Bupati Abubakar, rombongan bergerak meninjau langsung para pedagang yang ada di Pasar Sentral Bantaeng, guna mengecek ketersediaan komoditas dan juga harga pangan.

Dari sidak tersebut diketahui harga pangan relatif stabil, seperti harga beras biasa berada dikisaran Rp. 11.000/ltr, gula pasir juga masih di harga yang sama Rp. 15.000/Kg, begitupun dengan harga minyak goreng curah Rp. 14.000/ltr.

Pj. Bupati menyampaikan bahwa sidak pasar ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran Pj. Gubernur Sulsel No. 501/11073/B. Ekbang. Dengan tujuan untuk Optimalisasi Penanganan Inflasi di Sulawesi Selatan khususnya di Bantaeng.

Dalam rangka meningkatkan efektifitas pengendalian Inflasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan untuk pemantauan dan pengendalian harga bahan pangan strategis khususnya komoditi yang berdampak pada inflasi daerah.

“Hari ini kita turun langsung ke pasar untuk meninjau harga bahan pangan strategis khususnya komoditi yang berdampak pada inflasi daerah. Dan dari hasil pantauan harga bahan pangan masih relatif stabil,” ujar Pj. Bupati.

“Tentu kami berharap tidak ada kenaikan harga pangan, sehingga daya jual beli juga tetap stabil dan masyarakat tidak begitu terbebani dengan melonjaknya harga pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bantaeng, Muhammad Tafsir menambahkan, bahwa pihaknya bersama Pj. Bupati baru saja selesai melakukan pengecekan harga bahan pokok di pasar.

“Guna untuk memastikan, ketersediaan stok bahan pokok. Alhamdulillah setelah melaksanakan pengecekan, stok pangan aman terkendali. Harga juga kian relatif stabil, artinya stok aman terkendali,” pungkasnya.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"