Bantaeng, aksaranews.com — Penjabat (Pj) Bupati Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Abubakar menyebut, 8 program prioritas yang akan dijalankan di Kabupaten Bantaeng ke depan.
Hal itu diungkapkan Andi Abubakar, saat melakukan silaturahmi dengan rekan-rekan Media dan LSM, di rumah jabatan Bupati Bantaeng, Jum’at (13/10/2023).
Menurutnya, pada program kerja yang akan dilakukan kedepan ada sebanyak 8 poin program yang menjadi tanggungjawab semua.
Berikut 8 program prioritas Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar selama memimpin Bantaeng:
1. Kawal Pemilu 2024
Andi Abubakar mengatakan, pihaknya akan menyukseskan penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak 2024. Anggaran menjadi prioritasnya.
“Saat ini adalah tahun politik agar mengawal dan bisa menyukseskan pemilu dan pilkada. Daerah harus mempersiapkan anggaran yang dibutuhkan, dan ini sudah ditindaklanjuti,” katanya.
2. Pengendalian Inflasi
Abubakar menerangkan, inflasi Bantaeng pernah meraih penghargaan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Awards pada Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023. Ke depan hal ini akan terus ditingkatkan.
“Tingkat inflasinya Bantaeng di Sulawesi yang terbaik karena melaksanakan subsidi harga ke masyarakat di pasar murah sebelum dan menjelang lebaran,” sebutnya.
3. Penanganan Stunting dan Gizi Buruk
Abubakar menjelaskan, Pemkab Bantaeng juga terus melakukan upaya agar angka stunting terus diturunkan, khususnya di Bantaeng.
“Sebab di tahun 2023 ini kita ditargetkan turun 7,3 persen. Makanya soal stunting harus dipastikan anggarannya ada dan dikerjakan serta harus terkelola dengan baik,” jelasnya.
5. Ketahanan dan Kedaulatan Pangan
Lebih lanjut, Abubakar juga menyoroti kerawanan pangan yang menurutnya ada di depan mata, lantaran terdapat El-Nino. Makanya, ia menegaskan program ketahanan pangan untuk penanganan El-Nino harus terus dilakukan.
“Untuk stok cadangan pangan masih aman. Tidak ada kekhawatiran. Hanya saja yang dikhawatirkan kemarau berkepanjangan, dan sampai Januari hujan belum turun akan tersiksa petani kita, makanya itu yang harus dipersiapkan langkah strategisnya untuk petani,” terangnya.
6. Pelayanan Publik
Abubakar menuturkan, Pj Gubernur Sulsel juga menyampaikan kepada seluruh Pj Bupati untuk selalu melayani masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas.
“Pak Pj Gubernur menyampaikan kalau jadi bupati itu tidak boleh capek, tidak boleh ada kata menyerah, dan tidak boleh ada kata tidak ketika ada masyarakat yang butuh pelayanan. Maka bupati harus tampil, dan bupati harus memberikan pelayanan untuk masyarakat itu sendiri meskipun hari Sabtu dan Minggu,” bebernya.
7. Sinergi Program Prioritas Nasional dan Daerah
Program prioritas ini kata Abubakar harus tercermin dalam APBD dan APBD Perubahan. Ada beberapa anggaran yang digeser untuk yang bersentuhan dengan pelayanan publik.
“Kita geser anggaran yang bersentuhan dengan publik. Dan seluruh program prioritas ini yang mau disosialisasikan
dari 8 wilayah kecamatan yang terbagi menjadi 46 desa dan 21 kelurahan,” ujarnya.
8. Stabilitas Keamanan, Ketentraman dan Ketertiban Umum
Abubakar menyampaikan, juga sangat penting, sebab kedepan kita akan menghadapi Pemilu dan pilkada serta Pilkades serentak. Maka dari itu, dibutuhkan kerjasamanya dan sinergitas nya, agar terciptanya aman dan damai serta kondusif di Bantaeng.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa, selain program prioritas tersebut. Pihaknya juga akan juga akan melanjutkan Program sebelumnya, yang sudah berjalan dimasa kemimpinan Mantan Bupati Bantaeng, Dr. H. Ilham Azikin yang berakhir masa jabatannya, pada tanggal 26 September 2023 belum lama ini.
Kemudian, ia juga mengatakan, bahwa stok Pangan di Bantaeng hingga saat ini, sampai Desember 2023 masih dalam posisi aman terkendali.
“Ditambah, dengan diawal bulan Januari 2024 mendatang, impor beras masuk di Sulsel di awal tahun 2024 mendatang, sebanyak 40 ribu ton beras. Jadi artinya kita tidak akan kekurangan,” pungkasnya.












