Pengusaha lokal terima pelatihan digital marketing UMKM dari RKD Desa Tombolikat Selatan

Suasana pelaksanaan kegiatan pelatihan Digital Marketing UMKM oleh Ruang Komunitas Digital Desa Tombolikat Selatan. (Aksaranews.com/Dirta Lasabuda)

Boltim, aksaranews.com – Ruang Komunitas Digital (RKD) Desa Tombolikat Selatan (Tomsel) melaksanakan kegiatan pelatihan digital marketing yang bertujuan untuk membantu UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Desa Tomsel, Selasa 03/10/2023.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Olahraga Desa Tomsel Kecamatann Tutuyan ini bertujuan untuk membantu pengusaha lokal memahami konsep dasar dan strategi pemasaran digital yang efektif.

Dari hasil pantauan Media ini, kegiatan tersebut turut dihdiri oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Muhammad Jabir, Kepala Desa Tomsel, Zulkifli Mokodompit, Duta Digital, Resca Assang, dan Kader Desa, Muhammad Riswan Hulalata.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan seorang pemateri, Fery Sawilan yang memiliki keahlian digital marketing dengan pengalaman yang luas dalam mendukung bisnis kecil dan menengah, serta para peserta pelaku usaha.

Dari paparan pemateri, peserta diberikan pemahaman tentang berbagai topik terutama yang menyangkut digital marketing untuk UMKM termasuk:

• Pembuatan dan pengelolaan situs web sederhana.

• Penggunaan media sosial untuk pemasaran dan promosi.

• Strategi SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas online.

• Manajemen iklan online dan penggunaan platform periklanan digital.

• Analisis data untuk mengukur keberhasilan kampanye digital.

Tampak Fery Sawilan saat memaparkan materi digital marketing kepada para peserta pelaku UMKM. (Aksaranews.com/Dirta Lasabuda)

Peserta juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, selain itu, berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan sesama pengusaha lokal lainnya.

Kepala Desa Tomsel, Zulkifli Mokodompit yang sempat menyampaikan sambutan mengugkapkan bahwa, kegiatan seperti ini harus terus berlanjut agar dapat memberikan sumber daya dan dukungan untuk membantu UMKM menerapkan strategi pemasaran digital yang mereka dapat dari pelatihan ini.

“Kami mengundang semua pemilik UMKM di Desa Tombolikat Selatan untuk bergabung dalam kegiatan ini yang akan memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan bisnis mereka dalam era digital yang terus berkembang,” ungkapnya.

Dia pun berharap, dukungan semua pihak termasuk Badan Permusyawaran Desa (BPD) dan Dinas terkait, sangat diperlukan guna keberlangsungan program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan Ruang Komunitas Digital Desa ini.

“Tentunya kami berharap keterlibatan semua pihak untuk mendukung program pemerintah desa maupun duta dan kader Desa melalui ruang komunitas digital ini,” kata Zulkifli.

Disamping itu, Duta Digital, Resca Assang membeberkan alokasi anggaran untuk pelaksanaan program digital marketing UMKM ruang komunitas digital ini sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian Desa.

“Oleh karena itu kami berharap, apa yang telah menjadi sumbangsih Kementerian Desa bisa memberikan manfaat bagi bapak ibu sekalian,” bebernya.

Diterangkannya pula, bahwa program ini merupakan kegiatan pertama dan akan terus dilaksanakan hingga akhir tahun 2024.

“Ada berbagai macam program yang kami rancang bersama-sama dengan kader desa. Semoga bapak ibu dapat mengikuti dan mencermati muatan-muatan dalam pelatihan ruang komunitas digital ini,” terang Resca.

Para narasumber, dari (kiri) Pemateri, Fery Sawilan, Kepala Desa Tombolikat Selatan, Zulkifli Mokodompit, Anggota DPRD Boltim, Muhammad Jabir, Duta Digital, Resca Assang, saat pelaksanaan kegiatan. (Aksaranews.com/Dirta Lasabuda)

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Boltim, Muhammad Jabir, yang turut menyampaikan sambutan memberikan motivasi terhadap para pelaku UMKM yang hadir dalam kesempatan tersebut.

“Pelaku UMKM paling tidak harus menyesuaikan dengan perkembangan digital untuk mengimbangi digital marketing masa kini. Tentunya yang dibutuhkan pertama, warganya, kedua pemerintahnya, ketiga pengelola teknologi informasi digital itu harus cerdas,” terang Jabir.

Selain itu kata Jabir, untuk mewujudkan Desa Cerdas, hal-hal yang perlu diperhatikan yakni, pelaku ekonomi, kegiatan ekonomi, mobilitas, lingkungan, pola hidup juga harus cerdas.

“Yang jelas, kalau warga cerdas terutama dalam memanfaatkan informasi dan teknologi pasti akan terwujud desa cerdas. Jangan sampai fasilitas teknologi ini kita manfaatkan dalam hal negatif,” pungkasnya.

Dia pun berharap, bahwa memafaatkan teknologi dalam upaya mewujudkan desa cerdas perlu didukung penuh. Oleh karena itu kata dia, sudah seyogyanya Desa cerdas harus lebih dari desa yang lain.

“Sebab, program desa cerdas ini ada pembiayaan dari Pemerintah Pusat. Maka peran pemerintah desa dan jajarannya serta pelaku UMKM dan juga pengelola itu penting,” harapnya.

Sekedar diketahui, kegiatan tersebut dihadiri peserta kurang lebih 30 orang dan berlangsung selama lebih dari 4 jam.

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"