Bantaeng, aksaranews.com — Usai bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel) terus melakukan berbagai cara dalam penanggulangannya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng, Andi Sjafaruddin didampingi Kadis Kominfo H. Subhan menjelaskan, bahwa ada beberapa perencanaan yang akan dilakukan oleh pemerintah dalam penanggulangan bencana banjir yang terjadi.
“Kita bakal lakukan perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan juga jangka panjang. Untuk jangka pendek kita akan lakukan pengerukan di dua sungai sepanjang tiga kilometer, yaitu Sungai Kaili dan Sungai Cabodo yang melintas di kawasan perkotaan Bantaeng dalam waktu dekat ini, dengan menggunakan peralatan dinas PU,” kata Andi Sjafaruddin dalam konferensi pers di ruang rapim Wakil Bupati Bantaeng, Selasa (30/11/2021) Pukul 14:00 WITA.
Lebih lanjut ia katakan, bahwa untuk Jangka menengah pihaknya akan lakukan perbaikan Balang Sikuyu (Cekdam) dan pembangunan Sabo Dam.
“Sebab perlu diketahui bersama bahwa Cekdam ini bisa mengandalikan beberapa titik yang sering terjadi banjir,” jelas Sjafruddin.
Kemudian, untuk jangka panjang tentunya kata Sjafruddin, dinas PU akan melakukan kajian dengan menganalisa bersama beberapa tim ahli dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.
“Dugaan kami sementara adalah degradasi lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Serta penggalian saluran-saluran yang ada,” katanya.
“Insyah Allah beberapa hari kedepan, kita akan buat program dengan melalukan gerakan tanam pohon di pegunungan dan mengajak masyarakat untuk menanam pohon. Karena menurutnya, sumber banjir itu juga berasal dari pegunungan,” tambah dia.
Selain itu, upaya jangka pendek lainnya juga bakal di lakukan perbaikan saluran air di kawasan terminal. Di tahap jangka menengah, akan dibuat Folder (Penampung air) dan pompa untuk membuang air dalam waktu cepat.
“Selebihnya bakal kita kerjakan tahun depan, berhubung anggaran nantinya kita gunakan adalah anggaran rutinitas, mengingat juga akhir tahun,” sebutnya
Terakhir, selain kehadiran pemerintah, partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. “Agar upaya mengusir banjir dari Bantaeng ini segera membuahkan hasil yang bisa dinikmati langsung oleh warga,” tutupnya.
Pewarta: Ramli | Editor: Redaksi













