Bolmong, Aksaranews.com – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Lapangan Olahraga Desa Ikhwan, Kecamatan Dumoga Barat, Sabtu (16/05/2026).

Pelaksanaan O2SN dan FLS3N tahun ini mengangkat tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter dan Hebat Melalui Olahraga serta Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pengembangan potensi peserta didik melalui olahraga, seni, dan sastra sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Ketua panitia, Marsidik Potabuga menjelaskan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menggali sekaligus mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang olahraga maupun seni budaya. Menurutnya, melalui ajang tersebut para pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, disiplin, tangguh, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri, sekaligus membangun karakter positif melalui olahraga dan seni,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, sejak 16 hingga 18 Mei 2026. Peserta terdiri dari siswa tingkat SD dan SMP sederajat yang telah terdaftar pada portal Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) serta Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Jumlah peserta mencapai 562 siswa dan seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Yusra Alhabsyi dalam sambutannya menyoroti pentingnya perubahan paradigma pendidikan di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini. Ia menegaskan bahwa O2SN dan FLS3N harus mampu melahirkan generasi yang sehat, berprestasi, memiliki mental kuat, serta mencintai seni dan budaya daerah.
Menurutnya, agenda tahunan seperti ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata tanpa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter peserta didik di Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Kita harus meninggalkan pola lama, yang penting kegiatan sudah dilaksanakan, tetapi tidak ada dampak positif maupun kemajuan yang dirasakan peserta,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan kesungguhan.
“Ingatlah, kalian adalah modal masa depan daerah ini, pondasi masa depan bangsa, dan harapan orang tua untuk melanjutkan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah sekaligus Plt Kepala Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow Abdullah Mokoginta, Asisten I Setda Christovel T. Kamasaan, Asisten II Setda Renti Mokoginta, anggota DPRD Amri Modeong, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat dan sangadi, kepala sekolah, guru, hingga ratusan siswa peserta O2SN dan FLS3N Tahun 2026. (**)













