Pandemi COVID-19, Hasil Produksi Pertanian Bantaeng Aman

Bantaeng – Ditengah pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia, Pemerintah Banteng meminta agar pandemi virus corona ini tidak menjadi penghalang bagi para petani untuk melaksanakan aktivitas pertaniannya.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan sektor pertanian harus tetap berjalan dan memastikan produksi pertanian di Bantaeng tetap normal meski pandemi Corona terjadi. Begitupun dengan ketersediaan benih untuk petani di Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Bupati Ilham Azikin melakukan peninjauan ke sentra pengembangan komoditi hortikultura sekaligus melakukan panen bawang putih. Hasil panen tersebut akan dijadikan bibit dengan tujuan, bibit bawang putih tidak diimpor lagi.

Peninjauan ini dilakukan sebagai upaya menjamin ketersediaan pangan khususnya komoditi hortikultura dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Bupati mengatakan, upaya ini juga bagian dari langkah untuk menjaga ketahanan panganan daerah seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat.

“Ini juga adalah bagian dari instruksi pemerintah pusat,” ujar Ilham Azikin, kamis (09/04/2020).

Kata Ilham, dalam rangka upaya antisipasi ketersediaan logistik pangan di tengah merebaknya pandemi Covid-19, bawang putih saat ini masih didominasi impor dari Tiongkok, sehingga pemerintah memiliki skema mengubah impor menjadi swasembada, ditambah dengan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda seluruh dunia termasuk Indonesia.

Ilham berharap, para petani bawang putih meningkatkan hasil panen ditengah mewabahnya virus corona. Sebab beberapa bahan pokok mengalami lonjakan harga yang begitu tinggi jika dibandingkan hari-hari biasanya, seperti harga bawang putih.

Peninjauan dilakukan tentu dengan memenuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak aman. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok tani petani berdasi, di Kampung Lannying IV, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere. (tr/01)

Pos terkait