Nyaris diamuk massa, MW langsung dibawa ke Polsek Belang

  • Whatsapp
Terduga MW (21) saat diamankan warga setempat di Kantor Desa Bentenan Indah. (AKSARA/Foto: Dhyrta Lasabuda)

Mitra, aksaranews.com — Seorang pemuda asal Desa Wongkai Kecamatan Ratahan Timur Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berinisial MW (21) nyaris diamuk massa atas tuduhan perampokan dan pencurian di lokasi wisata Bentenan Beach Resort (BBR) yang terletak di Desa Bentenan Indah Kecamatan Pusomaen.

Beruntung, amukan massa cepat mereda setelah ditenggarai oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat yang saat itu membawa serta petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Belang untuk mengamankan terduga MW.

Dugaan tindak kejahatan yang terjadi pada, Minggu (26/12/2021) malam sekisar pukul 22.45 Wita itu, cukup menggemparkan warga setempat, sebab menurut keterangan sumber, terduga MW sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri ke arah perkebunan, sehingga proses pencarian langsung dilakukan Pemdes bersama warga.

Dari hasil pantauan di lokasi kejadian, proses pencarian terduga MW berlangsung kurang lebih 3 jam. MW ditemukan dalam keadaan kusut, basah kuyup dengan sebuah Handphone dalam genggamannya serta tanpa sandal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Media ini, dugaan tindak kejahatan tersebut melibatkan sabayak 3 orang, salah satu diantaranya adalah terduga MW yang tertinggal di lokasi kejadian dan berhasil diamankan Pemdes bersama warga setempat, sedangkan 2 orang lainnya berhasil melarikan diri.

Menurut keterangan MW, dua orang yg berhasil melarikan diri itu diketahui adalah warga Desa Watuliney Kecamatan Belang jenis kelamin laki-laki dan Desa Bentenan Satu Kecamatan Pusomaen jenis kelamin perempuan.

Adapun alat transportasi yang digunakan para terduga untuk melakukan aksinya yakni sebuah Mobil jenis pick up berwarna hitam.

Sayangnya, sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti nomor polisi mobil tersebut, nama, umur dan tempat tinggal serta motif tindakan kejahatan para terduga. Namun begitu, MW telah dibawa ke Polsek Belang untuk dimintai keterangan selanjutnya.

Pewarta: Dhyrta | Editor: Redaksi

Pos terkait