Lapangan pondabo Tutuyan, ikon Ibu Kota Boltim yang kini terbengkalai

  • Whatsapp
Lapangan pondabo Tutuyan (foto: Hendri Mokodompit)

Boltim, aksaranews.com Salah satu tokoh masyarakat Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Herry Modeong menyayangkan lapangan Pondabo yang kini terbengkalai.

Lapangan yang dulu sempat berjaya dan digunakan oleh Pemerintah daerah dalam kegiatan hari-hari besar ini, kini tak terawat, bahkan jadi tempat kotoran hewan.

Lapangan pondabo Tutuyan kini mulai rusak dan terbengkalai (foto: ist)

Menurut Herry Modeong, Pemerintah Boltim dibawah kepemimpinan Bupati Sam Sachrul Mamonto dan wakil Bupati Oskar Manoppo perlu membenahi wajah Ibu Kota Boltim, salah satunya menata kembali lapangan tersebut.

Pasalnya kata Herry, lapangan Pondabo merupakan ikon Ibu Kota Tutuyan yang perlu dirawat dan dijaga oleh Pemerintah saat ini.

“Lapangan ini pernah dibangun tapi tidak selesai hanya dibangun semacam kandang hewan saja. Masyarakat juga tidak bisa menggunakan lapangan tersebut karena tidak ada pemeliharaannya,” ujar Herry Modeong.

Papan proyek lapangan Pondabo Tutuyan 2016 silam (foto: Ist)

Lapangan Pondabo Tutuyan sendiri terakhir direnovasi pada Oktober 2016 lalu oleh Badan Lingkungan Hidup. Lapangan tersebut akan dibuatkan taman hijau, dengan menggelkntorkan anggaran sebesar Rp.537.600.000, namun tidak selesai pekerjaannya hingga memasuki tahun 2017.

Padahal waktu pelaksanaan yang diberikan pemerintah Boltim pada saat itu selama 70 hari kalender kerja, yang oleh pelaksanaannya dikerjakan oleh CV.Indhira, alhasil tidak selesai dan kini tampak usang dan kotor.

Lapangan yang dulu sempat dijadikan lokasi even besar kini sudah seperti sampah kota yang keberadaannya mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan luar yang melintas di jalan Trans ibu kota Tutuyan.

Pewarta: Riswan | Editor: Redaksi

Pos terkait