IWO Kota Ternate Kecam Tindakan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Wartawan

Sadan G. A. Pattisahusiwa

Ternate, Aksaranews.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Ternate Provinsi Maluku Utara (Malut) mengecam tindakan oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap wartawan saat melaksanakan tugas peliputan demo penolakan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kantor Walikota Ternate, Selasa (20/10/2020) siang tadi.

Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) IWO Kota Ternate, Sadan G. Abidin, terkait kejadian tersebut meminta, pihak Kepolisian harus memberikan penjelasan resmi atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi kepada insan pers saat melakukan peliputan.

Tak hanya itu, dirinya juga menegaskan, kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Malut, Irjen Pol. Drs. Rikwanto SH, M.Hum, agar menindak tegas oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap wartawan.

“Profesi kami sebagai wartawan di coreng habis oleh oknum polisi yang tidak mengerti dengan kahadiran wartawan di lapangan, kami meminta dengan tegas kepada bapak Kapolda dan Kapolres Ternate untuk menindak tegas oknum polisi yang melecehkan profesi wartawan itu,” tegasnya.

Adapun kronologi kekerasan bermula ketika sejumlah wartawan hendak mengambil dokumendasi salah satu demonstran yang diamankan pihak kepolisian saat berlangsungnya aksi. Namun, oleh polisi yang sedang melakukan penjagaan tidak memberikan izin, bahkan beberapa oknum melarang dan mengusir wartawan.

Tampak Oknum polisi saat adu mulut dengan sejumlah wartawan. (AKSARA/Foto: Sadan G. A. Pattisahusiwa)

Sempat terjadi adu mulut hingga kontak fisik antara sejumlah wartawan dan aparat kepolisian dalam kejadian itu, dimana wartawan salah satu Media Online, Yunita Kadir menjadi korban akibat tindakan seorang oknum polisi.

Dorongan spontan dan kasar yang dilakukan oleh seorang oknum polisi tersebut, mengenai lengan dan bagian dada Yunita.

Sayangnya, sampai berita ini ditayangkan, pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolda Malut, belum dapat memberikan penjelasan resminya atas kejadian kekerasan oleh oknum polisi terhadap wartawan ini.

Peliput: Sadan | Editor: Redaksi

"Mau Berita Terbaru Lainnya dari aksaranews.com? Yuk Follow Kami di Google News"